Mahasiswa Tuntut KPK Jadikan Yasonna, Ganjar dan Olly Tersangka e-KTP

Mahasiswa Tuntut KPK Jadikan Yasonna, Ganjar dan Olly Tersangka e-KTP


DEMOKRASI - Komando Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/12). Dalam aksi tersebut mereka menuntut KPK tidak pandang bulu dan mengutus tuntas keterlibatan sejumlah pejabat dalam Mega korupsi e- KTP.

Jendral Lapangan Komando Aksi Mahasiwa dan Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK) Santoso menyatakan bahwa dalam dakwaan sidang perdana Setya Novanto tidak jelas menyebut pihak lain yang terlibat. Padahal, dalam kontruksi korupsi E-KTP bertolak sejumlah 2.3 Triliun, sementara Setya Novanto hanya 7.3 juta USD.

Seperti diketahui, Mega korupsi e- KTP sudah memasuki babak Penting, adapun terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP, Setya Novanto telah dilakukan sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 13 Desember lalu. Sidang yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut mengagendakan pembacaan dakwaan.

Namun, saat sidang dimulai, pembacaan dakwaan terhadap Novanto tertunda karena drama yang terjadi pada awal persidangan. Drama dimulai saat hakim bertanya kepada Novanto mengenai identitasnya. Namun, Novanto tampak lamban merespons berbagai pertanyaan hakim.

“Kami berharap KPK berlaku adil dan tidak pandang bulu, tangkap dan adili Yasona Laoly yang saat peristiwa adalah anggota komisi II Fraksi PDIP periode 2009-2014 yang saat ini Menhukham,” tegasnya dalam orasinya.

Tidak hanya itu, dia juga menduga Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamongan Laoly disebut turut menerima uang korupsi pengadaan E-KTP tahun anggaran 2011-2012, sebesar 84 ribu dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 1,1 miliar.

Dia mengungkapkan, uang tersebut diterima Yasonna saat masih menjadi anggota Komisi II DPR bersamaaan dengan pembagian untuk Fraksi PDI Perjuangan.

“Nah Dalam surat tuntutan terdakwa Irman dan Sugiharto, Yasonna menerima dua tahap.Pertama adalah pemberian dari Miryam S Haryani,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia, jika berdasarkan saat pembacaan tuntutan Jaksa KPK di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, 22 Juni lalu, pembagian uang tersebut kepada setiap anggota Komisi II DPR RI dengan cara dibagikan melalui Kapoksi atau yang mewakilinya.

Dan khusus untuk fraksi PDIP DPR RI, diberikan kepada Yasonna Laoly atau Arief Wibowo untuk langsung di ruangan kerjanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

“Begitu juga dengan Anggota DPR yang lain Semisal Ganjar Pranowo 500 ribu USD, Oly Dondokambey 1.3 juta USD, Melchias Mekeng 1.5 juta USD serta Marzuki Ali 20 Miliar,” kata Santoso.

Oleh sebab itu, tegas dia, Kompak pun menuntut KPK segera tangkap dan adili nama – nama yang terlibat dalam kasus megakorupsi e-KTP.

“KPK jangan pandang bulu dan menimbulkan opini di masyarakat bahwa KPK tidak independen dan di intervensi oleh orang – orang dengan kuasanya saat ini dapat timbulkan ‘Abuse of Power’,” tegas dia.

SUMBER DEMOKRASI.CO

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

Nama

Berita Islam,273,Daerah,415,Ekbis,874,Foto,47,Hukum,2347,Ilmu Islam,7,Jabodetabek,1178,Keamanan,102,Mancanegara,523,Menarik,92,Opini,194,Otomotif,4,Pemilihan,95,Pendidikan,30,Peristiwa,1582,Politik,3587,Sejarah,27,Seleb,416,Sport,78,Suara Publik,272,Tekno,29,Umum,549,Video,407,Wawancara,9,
ltr
item
Demokrasi: Mahasiswa Tuntut KPK Jadikan Yasonna, Ganjar dan Olly Tersangka e-KTP
Mahasiswa Tuntut KPK Jadikan Yasonna, Ganjar dan Olly Tersangka e-KTP
Komando Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/12). Dalam aksi tersebut mereka menuntut KPK tidak pandang bulu dan mengutus tuntas keterlibatan sejumlah pejabat dalam Mega korupsi e- KTP.
https://2.bp.blogspot.com/-U1RmXelw2r8/Wje0xfW-0rI/AAAAAAAAcgY/UzqEGbM81k8AVTz0ooTlPs0CpRvCub0igCLcBGAs/s640/92d54206-1943-4f71-b488-711537c3efee.jpeg
https://2.bp.blogspot.com/-U1RmXelw2r8/Wje0xfW-0rI/AAAAAAAAcgY/UzqEGbM81k8AVTz0ooTlPs0CpRvCub0igCLcBGAs/s72-c/92d54206-1943-4f71-b488-711537c3efee.jpeg
Demokrasi
http://www.demokrasi.co/2017/12/mahasiswa-tuntut-kpk-jadikan-yasonna.html
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/2017/12/mahasiswa-tuntut-kpk-jadikan-yasonna.html
true
8638954034400715189
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy