KPK Mesti Turun Tangan Selidiki Impor Beras 500 Ribu Ton

KPK Mesti Turun Tangan Selidiki Impor Beras 500 Ribu Ton


DEMOKRASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera turun tangan untuk memeriksa kebijakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan yang melakukan impor beras sebanyak 500 ribu ton itu.

Pasalnya, besar kemungkinan kebijakan impor ini hanya untuk bagi-bagi komisi untuk menteri ataupun pihak lain yang berkaitan dengan kebijakan tak pro rakyat dan petani ini.

“KPK tentu harus meneliti apakah ada oknum menteri atau lainnya yang menerima komisi dari impor beras sebanyaj 500.000 ton itu. Kalau ada harus segera ditangkap,” tandas analis ekonomi politik Abdulrachim Kresno kepada Aktual.com, Senin (15/1).

Sebelum semakin banyak uang rakyat yang dirugikan, kata dia, KPK harus cepat mengantisipasinya.

Apalagi kemudian, dia menyebutkan, kebijakan impor beras ini pun secara langsung telah mempermalukan Presiden Jokowi sendiri. Dan sangat tak fair jika dilakukan di saat petani mau menghadapi panen raya ini

“Impor beras sebanyak 500.000 ton ini cuma hanya ingin mengejar komisi saja. Padahal mau panen. Ini juga mulai mempermalukan Jokowi yang mencanangkan swasembada beras,” kata dia.

Dia sendiri mempertanyakan harga beras yang diimpor itu. Betulkan yang diimpor itu beras khusus, yang katanya tak ada di Indonesia? Hal-hal seperti itu harus jelas terlebih dahulu.

“Jadi harus benar-benar dicek kebenarannya terkait kebijakan impor beras ini. Dari sisi harga juga apakah itu wajar? Atau justru terjadi mark up harga karena memang tahun ini sebagai tahun politik,” dia menegaskan.

Karena selama ini, Kementerian Pertanian selalu mengklaim kalau stok beras selalu cukup. Dan itu mereka ungkapkan untuk menujukkan prestasi mereka. Tapi faktanya, Kemendag dan Bulog mengaku stok beras kurang, sehingga pemerintah selalu melakukan impor.

“Tapi pasti pilihannya mereka akan impor. Karena memang motif mereka mau cepat untuk dapat komisi, makanya dengan impor,” tandas mantan staf ahli Rizal Ramli, saat menjabat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya ini.

SUMBER DEMOKRASI.CO

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

Nama

Berita Islam,273,Daerah,415,Ekbis,874,Foto,47,Hukum,2347,Ilmu Islam,7,Jabodetabek,1178,Keamanan,102,Mancanegara,523,Menarik,92,Opini,194,Otomotif,4,Pemilihan,95,Pendidikan,30,Peristiwa,1582,Politik,3587,Sejarah,27,Seleb,416,Sport,78,Suara Publik,272,Tekno,29,Umum,549,Video,407,Wawancara,9,
ltr
item
Demokrasi: KPK Mesti Turun Tangan Selidiki Impor Beras 500 Ribu Ton
KPK Mesti Turun Tangan Selidiki Impor Beras 500 Ribu Ton
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera turun tangan untuk memeriksa kebijakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan yang melakukan impor beras sebanyak 500 ribu ton itu.
https://2.bp.blogspot.com/-m-5smxWix2A/WlyhUbaOUrI/AAAAAAAAeWU/tYygfqRjQwUHAI-Gq2eS7P9a8l12Kdx4gCLcBGAs/s640/Beras_bulog-ok.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-m-5smxWix2A/WlyhUbaOUrI/AAAAAAAAeWU/tYygfqRjQwUHAI-Gq2eS7P9a8l12Kdx4gCLcBGAs/s72-c/Beras_bulog-ok.jpg
Demokrasi
http://www.demokrasi.co/2018/01/kpk-mesti-turun-tangan-selidiki-impor.html
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/2018/01/kpk-mesti-turun-tangan-selidiki-impor.html
true
8638954034400715189
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy