MUI: Waspada, Kuliner Binatang Haram Makin Marak

MUI: Waspada, Kuliner Binatang Haram Makin Marak


DEMOKRASI - Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Anton Tabah Digdoyo mendesak kepolisian untuk bergerak cepat membasmi kuliner binatang seperti babi, anjing, tikus, ular dan burung gagak yang kini marak dijajakan.

"Kuliner makanan haram makin marak, terutama di Yogyakarta, Sragen, Solo, Klaten dan wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Polisi wajib proaktif membasmi kuliner binatang itu karena hal ini bukan delik aduan," kata Anton kepada wartawan, Senin (8/1).

MUI, kata Anton juga terus meminta agar masyarakat harus ekstra waspada dan hati-hati dengan maraknya warung jual kuliner tidak halal di daerah-daerah tersebut.

"Makanan haram yang dikonsumsi tubuh akan membuat celaka bagi yang makan, baik di dunia maupun di akhirat," kata Anton.

Dari hasil riset yang diterima pihaknya, untuk wilayah Yogyakarta sudah ada 15 titik lokasi yang menjual makanan haram itu. Diantaranya, Jlagran, Lempuyangan, Pasar Terban, dekat Panti Rapih, Terminal Condong Catur, Timur Purosani, dekat SMAN Depok, Janti, Imogiri Timur dan Mejing. Adapun pusat penyembelihannya ada di Bambanglipuro Bantul, dekat Gereja Ganjuran.

Anton membeberkan yang menjadi masalah, selain memang proses penyembelihannya tidak sesuai syariat Islam, juga ada beberapa proses yang melanggar UU ternak.

"Jadi MUI mengimbau agar masyarakat harus proaktif melaporkan ke aparat," demikian Anton.

SUMBER DEMOKRASI.CO

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

Nama

Berita Islam,273,Daerah,415,Ekbis,874,Foto,47,Hukum,2347,Ilmu Islam,7,Jabodetabek,1178,Keamanan,102,Mancanegara,523,Menarik,92,Opini,194,Otomotif,4,Pemilihan,95,Pendidikan,30,Peristiwa,1582,Politik,3587,Sejarah,27,Seleb,416,Sport,78,Suara Publik,272,Tekno,29,Umum,549,Video,407,Wawancara,9,
ltr
item
Demokrasi: MUI: Waspada, Kuliner Binatang Haram Makin Marak
MUI: Waspada, Kuliner Binatang Haram Makin Marak
Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Anton Tabah Digdoyo mendesak kepolisian untuk bergerak cepat membasmi kuliner binatang seperti babi, anjing, tikus, ular dan burung gagak yang kini marak dijajakan.
https://3.bp.blogspot.com/-LGxEaWroQwc/WlN06vSJ3NI/AAAAAAAAdrg/8yrhqP4bKvwkbqCol_fhorxrY1qa4DpEQCLcBGAs/s640/IMG_20170929_124254-e1506669254832.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-LGxEaWroQwc/WlN06vSJ3NI/AAAAAAAAdrg/8yrhqP4bKvwkbqCol_fhorxrY1qa4DpEQCLcBGAs/s72-c/IMG_20170929_124254-e1506669254832.jpg
Demokrasi
http://www.demokrasi.co/2018/01/mui-waspada-kuliner-binatang-haram.html
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/2018/01/mui-waspada-kuliner-binatang-haram.html
true
8638954034400715189
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy