Usai Diperiksa KPK, Dokter Medika Irit Bicara

Usai Diperiksa KPK, Dokter Medika Irit Bicara


DEMOKRASI - Dokter Umum Rumah Sakit Medika Permata Hijau Michael Chia Cahaya memilih irit bicara seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dengan tersangka advokat Fredrich Yunadi di gedung KPK.

“Tidak ada komentar ya,” kata Michael yang diperiksa sekitar 8 jam 30 menit itu, di Jakarta, Kamis (11/1).

Selanjutnya, ia memilih bungkam saat ditanya awak media soal pemeriksaannya kali ini. Ia terus menghindari kejaran wartawan sampai masuk ke dalam taksi yang telah menunggunya di luar gedung KPK.

Sementara itu terkait pemeriksaan Michael, KPK ingin mendalami soal kronologi peristiwa saat Setya Novanto masuk dan menjalani perawatan di RS Medika Permata Hijau setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada 16 November 2017 lalu.

“Secara umum, kami melihat dalam kasus ini bagaimana kronologis peristiwanya. Yang kedua tentu kami gali juga misalnya ketika seseorang mengalami kecelakaan kalau benar itu kecelakaan apakah tepat langsung dibawa ke ruang VIP, tidak di IGD,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis.

KPK menduga Setya Novanto tidak dibawa terlebih dahulu atau tidak dilakukan tindakan medis di IGD setelah peristiwa yang disebut kecelakaan itu terjadi.

“Dari fakta yang KPK temukan, langsung dibawa ke ruang rawat inap VIP. Apakah itu tepat tentu kami perlu juga melakukan kroscek dan pendalaman temasuk juga soal peristiwanya,” ungkap Febri.

KPK menetapkan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta Barat Bimanesh Sutarjo dan Fredrich Yunadi alias Fredy Junadi berprofesi sebagai advokat yang juga mantan kuasa hukum Novanto sebagai tersangka dugaan tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik atas tersangka Setya Novanto.

Fredrich dan Bimanesh diduga bekerja sama untuk memalsukan tersangka Setya Novanto ke Rumah Sakit untuk dilakukan rawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK Atas perbuatannya tersebut, Fredrich dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pasal tersebut mengatur mengenai orang yang sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang terdakwa dalam perkara korupsi dapat dipidana maksimal 12 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.

SUMBER DEMOKRASI.CO

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

Nama

Berita Islam,273,Daerah,415,Ekbis,874,Foto,47,Hukum,2347,Ilmu Islam,7,Jabodetabek,1178,Keamanan,102,Mancanegara,524,Menarik,92,Opini,193,Otomotif,4,Pemilihan,95,Pendidikan,30,Peristiwa,1583,Politik,3585,Sejarah,27,Seleb,416,Sport,78,Suara Publik,272,Tekno,29,Umum,549,Video,408,Wawancara,9,
ltr
item
Demokrasi: Usai Diperiksa KPK, Dokter Medika Irit Bicara
Usai Diperiksa KPK, Dokter Medika Irit Bicara
Dokter Umum Rumah Sakit Medika Permata Hijau Michael Chia Cahaya memilih irit bicara seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dengan tersangka advokat Fredrich Yunadi di gedung KPK.
https://2.bp.blogspot.com/-bhKPG8YoNxQ/WleRU3tp8KI/AAAAAAAAeFU/Kinq1BSPS2UdyhLjgJdB--D1UbMTN0QZwCLcBGAs/s640/HL-13-November_Pengacara-Sarankan-Novanto-Tidak-Penuhi-Panggilan-KPK-.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-bhKPG8YoNxQ/WleRU3tp8KI/AAAAAAAAeFU/Kinq1BSPS2UdyhLjgJdB--D1UbMTN0QZwCLcBGAs/s72-c/HL-13-November_Pengacara-Sarankan-Novanto-Tidak-Penuhi-Panggilan-KPK-.jpg
Demokrasi
http://www.demokrasi.co/2018/01/usai-diperiksa-kpk-dokter-medika-irit.html
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/
http://www.demokrasi.co/2018/01/usai-diperiksa-kpk-dokter-medika-irit.html
true
8638954034400715189
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy