Headline

logo

Rapat Pleno Nasib Setnov Disebut Hasil Kongkalikong, Wasekjen Golkar Naik Pitam

Rapat Pleno Nasib Setnov Disebut Hasil Kongkalikong, Wasekjen Golkar Naik Pitam

DEMOKRASI - Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Maman Imanulhaq berang dengan tuduhan para politikus senior Golkar yang menuding hasil rapat pleno Golkar sebagai rekayasa. Salah satunya pernyataan Zainal Bintang yang menilai kesimpulan pleno hanya mementingkan individu semata.

"Mana mungkin bisa membawa kepentingan satu orang," ungkap Maman kepada Kricom.id, di Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).

Menurutnya, kesimpulan rapat pleno soal nasib Ketua Umum Golkar, Setya Novanto sudah mewakili suara dari 250 kader Golkar dari seantero Indonesia. Lagi pula, rapat pleno yang berlangsung Selasa (21/11/2017) kemarin mendengarkan setiap pendapat para kader.

"Rapat berlangsung secara demokratis bahkan terjadi perdebatan panjang selama 10 jam. Perlu kita ketahui Partai Golkar itu partai yang multi faksi," lanjutnya.

Dia menduga, ucapan Zainal Bintang justru tidak memiliki dasar. Bahkan tudingan berpotensi merendahkan martabat rapat pleno.

"Saya melihat dugaan Pak Zainal Bintang itu tidak berdasar dan merendahkan integritas 250 pengurus pleno yang hadir. Saya menyarankan agar Pak Zainal banyak-banyak istighfar, di usianya yang sudah senja tidak boleh fitnah-fitnah," tandasnya.

Diketahui, rapat pleno Golkar menghasilkan empat butir kesimpulan yang disampaikan Ketua Harian DPP Golkar, Nurdin Halid. Salah satu yeng menjadi sorotan adalah disetujuinya Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Golkar yang diemban oleh Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...
loading...