logo

Aktivis LGBT: Memangnya yang Berbuat Dosa Kita Saja

Aktivis LGBT: Memangnya yang Berbuat Dosa Kita Saja
Ilustrasi longsor akibat gempa (RMol Jabar/Jawapos.com)
DEMOKRASI - Gempa bumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta, Jumat (17/12), disebut netizens sebagai azab Tuhan kepada Bangsa Indonesia.

Itu lantaran putusan Mahkamah Konstitusi terkait kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender.

Namun, sejumlah aktivis LGBT berang dengan tudingan netizens.

"Masa ada yang bilang dan mengaitkan gempa dengan LGBT, enggak masuk akal," tukas Aktivis LGBT dan Pegiat HIV AIDS Denies Talu kepada JawaPos.com, Minggu (17/12).

Denies menegaskan ucapan itu tak berdasar. Dia lantas mencontohkan kasus kejahatan lainnya yang juga berbuat dosa.

"Memangnya di dunia ini yang berbuat dosa cuma kaum LGBT saja, terus penjahat, maling, rampok, dan lainnya gimana," ungkap pemilik akun instagram @denies_talu itu.

Denies menyesalkan adanya isu-isu di tengah duka yang menimpa para saudara korban bencana.
"Kalau soal dikaitkan dengan bencana alam sudah pasti keberatan karena kesalahan atau faktor pembuat dosa bukan cuma kaum LGBT," ujarnya.

Denies menilai yang menentukan bencana alam disebabkan oleh siapa, adalah bukan atas dasar pendapat orang lain. "Bisa jadi dia yang berpendapat begitu, lebih buruk sifatnya dari LGBT," jelas Denies.

Denies mencontohkan banyak juga LGBT yang sudah berhijrah untuk menjadi manuasia yang lebih baik secara perlahan.

Dia mengingatkan bahwa sejatinya banyak manusia yang tak sempurna sehingga jangan memvonis sesuatu berdasarkan hal tak rasional.

"Jadi jangan dikaitkan soal bencana alam dengan ada banyaknya kaum LGBT di dunia ini. Mereka juga bukan manusia sempurna yang sempurna dan tak pnya dosa dalam hidupnya," tutup dia.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...