logo

Bappenas Serahkan Kajian Ibukota Baru ke Jokowi Akhir Bulan Ini

Bappenas Serahkan Kajian Ibukota Baru ke Jokowi Akhir Bulan Ini

DEMOKRASI - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan kajian mengenai Ibukota RI yang baru, akan selesai akhir bulan ini. Setelah rampung, Bappenas akan menyerahkan hasil kajian tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sekarang sudah hampir selesai," ujarnya saat ditemui di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (12/12).

Ada beberapa kandidat daerah yang dikaji untuk dijadikan Ibukota. Namun, Bambang masih belum bisa memberitahukan di mana lokasi spesifik calon Ibukota Indonesia yang baru dalam kajian tersebut. Dia hanya memastikan lokasinya berada di luar pulau Jawa.

Selain lokasi, hal lain yang masuk dalam kajian tersebut diantaranya skema pembiayaan hingga perkiraan kebutuhan pendanaan. Namun dia menambahkan bahwa kajian belum membahas desain tata kotanya. (Baca: Balikpapan Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Ibu Kota Baru)

Pertengahan tahun ini, Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menolak usulan tambahan anggaran untuk kajian pemindahan ibukota di sebesar Rp 7 miliar dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP 2017).

Wakil Ketua Komisi Keuangan dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Achmad Hafisz Thohir saat itu menilai rencana pemindahan ibu kota bukanlah hal mendesak yang harus dilakukan sekarang. Dia mengusulkan anggaran penerimaan yang masih rendah, lebih baik digunakan untuk mengurangi angka kemiskinan.

Namun Bambang tidak patah arang. Dia menyatakan akan tetap melanjutkan kajian pemindahan ibukota, meskipun tak mendapatkan anggaran khusus. Bambang mengatakan kajian serupa telah dilakukan terhadap 10 kota yang menjadi bakal calon ibu kota. Jika perlu, akan ada anggaran yang direalokasi untuk kajian ibukota ini. Selain itu, anggaran dapat disiasati dengan bekerja sama dengan Kementerian dan Lembaga (K/L) lainnya.

"Kami sudah ada kajian sebelumnya untuk 10 kota baru. Kami akan realokasi kalau diperlukan untuk sempurnakan studi pemindahan ibu kota," ujarnya. Sedangkan dari segi lokasi, sudah ada tiga tempat yang disebut-sebut berpotensi menjadi lokasi Ibukota Negara yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...