logo

Berawal Adu Mulut, Pak Nasor "Mandi" Aspal Panas

Berawal Adu Mulut, Pak Nasor "Mandi" Aspal Panas
Korban saat dibawa ke rumah sakit (Yerry Novel/Radar Tegal/JawaPos.com)
DEMOKRASI - Nasor (56) harus menjalani perawatan di rumah sakit karena wajah dan tangannya tersiram aspal panas. Pasalnya, warga Desa Karangmulya, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, itu terlibat adu mulut dengan Imam Saputro alias Jai (54) yang sedang mengawasi proyek pengaspalan jalan.

Kapolsek Bojong AKP Sugeng Subagyo menuturkan, peristiwa berawal saat Nasor sedang melintas di Jalan Desa Dukutengah, Kecamatan Bojong yang sedang diaspal, sekitar pukul 11.30, Minggu (10/12). Di waktu yang sama, Imam Saputro yang merupakan suami dari Kepala Desa Dukuhtengah.

Nasor kemudian berhenti sembari mengatakan bahwa kinerja Kades Dukuhtengah Kustinah lamban. Mendengar pernyataan itu, mendadak Imam Saputro naik pitam. Mereka pun akhirnya terlibat cekcok dan saling dorong.

"Saat didorong itulah, korban terjatuh dan menimpa drum yang berisi aspal panas. Aspalnya tumpah dan mengenai tangan serta wajah korban,» kata Sugeng saat dihubungi melalui sambungan elektronik, Senin (11/12).

Sugeng mengaku, peristiwa itu sudah dilaporkan oleh istri korban ke Polsek Bojong. Meski sudah dilaporkan, Imam Saputro belum menjadi tersangka. Sedangkan korban, saat ini masih dalam perawatan intensif di RSUD dr Soeselo Slawi. "Terlapor belum ditahan, tapi dia proaktif," ujarnya.

Sugeng mengemukakan, pascaperistiwa itu, ratusan warga Desa Karangmulya yang tidak jauh dari lokasi langsung mendatangi rumah Imam Saputro di Desa Dukuhtengah. Mereka menggeruduk rumah Imam karena sempat mendengar kabar bahwa Imam Saputro sengaja menyiramkan aspal panas ke tubuh Nasor.

Namun, ratusan warga itu akhirnya dapat dibubarkan setelah mendapat penjelasan dari aparat Polsek Bojong. "Setelah saya jelaskan, mereka akhirnya kembali ke rumahnya masing-masing tanpa melakukan aksi anarkis," ucapnya.

Perangkat Desa Karangmulya Riyanto menyatakan, pihak keluarga merasa tidak terima dengan perlakuan pelaku. Menurut dia, keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Sejumlah saksi dan pelaku juga sudah dipanggil untuk memberikan keterangan.

"Hingga hari ini (Senin, 11/12), korban masih dirawat di RSUD Dr Soeselo. Luka bakar serius di wajah dan kedua tangan akibat terkena aspal panas," ujarnya kepada Radar Tegal (Jawa Pos Group).

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...