logo

Fadli Zon Khawatir Penolakan Ustad Abdul Somad Pertajam Konflik

Fadli Zon Khawatir Penolakan Ustad Abdul Somad Pertajam Konflik

DEMOKRASI - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon angkat bicara terkait insiden penolakan dan pengusiran terhadap Ustad Abdul Somad, di Bali, Jumat kemarin (8/12).

Menurut Fadli Zon yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, sekelompok orang yang melakukan penolakan dan pengusiran itu kurang memahami Pancasila.

Atas insiden tersebut Fadli Zon khawatir bisa kembali membuka sentimen-sentimen kebencian soal SARA. Sehingga hanya akan mempertajam konflik.

"Saya kira juga kita sudah sepakat Pancasila dan NKRI tidak ada masalah. Makanya tidak usah di angkat angkat lagi," kata dia kata usai mengisi diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/12).

Fadli Zon meminta agar masalah ini bisa segera diselesaikan. Dan kedepan tidak terulang lagi tokoh agama diusir saat akan menyampaikan ceramah dan pidato kepada umatnya.

Kemarin, sekelompok orang menolak kehadiran Ustad Abdul Somad di Bali. Mereka menilai pria kelahiran Pekanbaru, Riau, tahun 1977 itu sebagai sosok yang radikal dan anti NKRI.

Insiden di Hotel Aston Bali berakhir setelah pihak keamanan turun tangan, dan Ustad Abdul Somad menjawab tudingan yang dialamatkan kepada dirinya saat mengisi ceramah di Masjid An Nur. Alumni Al-Azhar (Mesir) dan Al-Hadith (Kerajaan Maroko) itu sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...