logo

Golkar Miliki Lima Ketum Dalam 3,5 Tahun, JK: Ini Rekor Dunia

Golkar Miliki Lima Ketum Dalam 3,5 Tahun, JK: Ini Rekor Dunia

DEMOKRASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, jika Partai Golkar memiliki sebuah rekor yang sulit disaingi terkait jumlah orang yang menduduki posisi Ketua Umum. Rekor ini disebut JK bukan hanya sebagai rekor nasional, melainkan juga sebuah rekor dunia.

Pernyataan yang bernada uraian ini dilontarkan Kalla dalam penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar di Jakarta, Rabu (20/12) malam. “Saya kira ini rekor nasional, bahkan rekor dunia malah, bahwa Partai Golkar dalam 3,5 tahun mempunyai lima ketua umum,” kata Kalla.

“Ada Aburizal (Bakrie) dan Agung (Laksono) yang bersamaan, ada Novanto, Idrus (memimpin) sebentar dan Airlangga. Lima dalam 3,5 tahun,” imbuhnya seraya menyebutkan.

Pasca Pemilu 2014, gejolak kepemimpinan Golkar memang seolah tiada henti. Hal ini diawali oleh dualisme kepemimpinan antara Aburizal Bakrie dengan Agung Laksono.

Terpilihnya Setya Novanto dalam Munas 2016 merupakan penutup dari drama dualisme kepemimpinan yang menimpa Golkar. Namun kepemimpinan Novanto harus berakhir dengan masalah yang lebih pelik, yaitu kasus korupsi e-KTP.

Di tengah proses hukum yang menimpa Novanto, Idrus pun dipilih menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum atau pemimpin sementara partai kuning pada 21 November lalu. Idrus sendiri hanya memimpin selama 23 hari saja, karena pada 14 Desember kemarin Airlangga dipilih secara aklamasi untuk mengisi kekosongan Ketua Umum.

Meskipun demikian, Kalla sendiri berharap agar rekor ini tidak terpecahkan di kemudian hari. Ia lebih memilih agar kepemimpinan di partai berlambang pohon beringin ini kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan tidak terjadi lagi yang seperti ini. Karena sebagai partai besar, kegoncangan dan gejolak atau konflik yang terjadi di dalam Partai Golkar, bisa menimbulkan gejolak-gejolak politik nasional,” jelas mantan Ketua Umum Golkar 2004-2009 ini.

Kalla menambahkan, Munaslub harus menjadi momentum bangkitnya Golkar untuk memberi sumbangsih bagi bangsa. “Harapan kita adalah mudah-mudahan apa yang dicapai malam ini, tentu merupakan suatu hal yg menyejukkan, sehingga mempunyai efek yang baik dalam kondisi keseluruhan bangsa ini,” tutupnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...