logo

Hina Trump, Korut Kutuk Pengakuan Terhadap Yerusalem

Hina Trump, Korut Kutuk Pengakuan Terhadap Yerusalem

DEMOKRASI - Korea Utara (Korut) turut mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Korut bahkan kembali menyematkan istilah "dotard" kepada Trump dalam pernyataannya.

Dotard merupakan sebutan untuk seseorang dengan usia lanjut, khususnya yang sudah lemah dan pikun.

Korut menyebut keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel adalah sebuah tindakan sembrono dan jahat. Negara pertapa itu bergabung dengan penghukuman yang dijatuhkan oleh dunia internasional atas keputusan itu.

"Mengingat fakta bahwa 'dotard' secara mental gila yang secara terbuka menyerukan penghancuran total sebuah negara berdaulat di PBB, tindakan ini tidak mengejutkan," kata juru bicara kementerian luar negeri Korut seperti dikutip kantor berita yang dikelola negara, KCNA.

"Tapi langkah ini jelas menunjukkan ke seluruh dunia siapa yang merupakan perusak perdamaian dan keamanan dunia, paria dan nakal di masyarakat internasional," sambungnya, menggunakan julukan yang biasanya ditujukan untuk Korut seperti disitat dari AFP, Minggu (10/12/2017).

Menurut pernyataan KCNA terbaru, Korut mengecam keras langkah AS untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Korut pun menyatakan dukungan kuat dan solidaritas bagi rakyat Palestina dan Arab yang berjuang untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah.

"AS akan dimintai pertanggungjawaban atas semua konsekuensi dari tindakan nakal dan jahat ini," demikian bunyi pernyataan itu.

Pernyataan Trump pada hari Rabu untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv memicu kemarahan di seluruh dunia Muslim, dan menarik ekspresi keprihatinan serta ketidaksetujuan dari sekutu AS.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...