logo

Ibu-ibu Membawa Anak Dalam Aksi Bela Palestina,Alasannya Luar Biasa!

Ibu-ibu Membawa Anak Dalam Aksi Bela Palestina,Alasannya Luar Biasa!
Rachmi dan anak dalam aksi bela Palestina (Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan)
DEMOKRASI - Aksi Bela Palestina pagi tadi tak hanya diikuti oleh para orang dewasa. Anak-anak pun sebagian ada yang diajak. Apa tujuannya?

Ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/12), Rachmi (34) membawa putrinya dalam aksi agar memahami makna berjuang, terutama dari bangsa Palestina. Menurutnya, berjuang sangat penting di kehidupan walaupun tidak berperang. Ia juga kagum dengan kesabaran dan kekuatan bangsa Palestina, ebab, dengan tekanan dari banyak pihak, mereka tidak pernah menyerah.

"Untuk ini aja, biar dia paham artinya berjihad. Banyak di YouTube anak Palestina berteriak dengan semangatnya sambil dihujani bom. Tapi mereka tetap bersabar. Saya juga menerapkan ke anak anak kita harus berjihad meskipun tidak berperang,” ujar Rachmi yang berasal dari Banjar, Ciamis.

Ia juga mengajarkan anaknya untuk bersyukur karena peristiwa tersebut tidak terjadi di Indonesia. Dengan rasa syukur itu, nanti anaknya diharapkan bisa banyak belajar dan beribadah yang baik.

"Lebih bersyukur kita tinggal di negara aman. Misalnya dengan cara belajar yang baik, beribadah dengan tekun dan salat tepat waktu. Di sana untuk ibadah saja susah" lanjutnya.

Iis Jualeha dan anak dalam aksi bela Palestina (Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan)

Iis Jualeha, ibu asal Kampung Melayu Jatinegara menambahkan, meski belum mengajarkan politik secara teori kepada anaknya, namun lewat aksi bela Palestina dia ingin turut mengajarkan anaknya agar peduli terhadap sesama.

"Setiap kegiatan yang bisa mereka ikut, saya sertakan. Tapi ini bentuk kepedulian kita sebagai umat Islam kepada umat Islam lainnya,” ujar wanita berusia 45 tahun tersebut.

Wuri dan anaknya dalam aksi bela Palestina (Foto: Soejono Saragih/kumparan)

Serupa dengan Iis Jualeha, Wuri (44) mengajak anaknya ikut aksi bela Palestina dengan alasan sama. Bagi Wuri, mengajak anaknya adalah salah satu wujud bentuk kepedulian terhadap sesama umat muslim. Ia mencoba sedikit demi sedikit mengedukasi ke anak agar anaknya paham politik.

Sumi dan anak dalam aksi bela Palestina (Foto: Soejono Saragih/kumparan)

Sumi (45) dari Lebak Bulus, menyebut mengajak anaknya karena agar tidak sendiri di rumah dan sekaligus menanamkan agar anaknya harus peduli terhadap sesama seperti membela Palestina.

"Diajak karena di rumah enggak ada temen. Saya menanamkan dia supaya cinta Islam. Saya cerita kita harus bela Palestina sampai kapanpun,” ujar Sumi.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...