logo

Istrinya Dituding Berdarah Tionghoa, Panglima TNI: Nanti Orangnya Saya Ajak Ngopi-Ngopi

Istrinya Dituding Berdarah Tionghoa, Panglima TNI: Nanti Orangnya Saya Ajak Ngopi-Ngopi

DEMOKRASI - Belum dua hari menjabat sebagai Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto sudah diserang isu tak sedap. Di media sosial, dia dituding memiliki istri berdarah Tionghoa. Sontak, hal ini mengundang respon netizen.

Menanggapi hal itu, Hadi yang merupakan jenderal bintang empat ini santai saja. Dia menegaskan bahwa sang istri, Nanik Istumawati adalah Jawa asli.

"Asli Singosari kok, makanya mulai nasi jagung, bapaknya Soedjadi wiroatmodjo, Ibunya Arbaiyah," kata Hadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (11/12/2017).

Seraya terkekeh, Hadi mengaku tak masalah dengan munculnya fitnah itu. Dia malah ingin sekali bertemu dengan pemilik akun Twitter yang memfitnahnya itu.

"Enggak apa-apa, wong nanti akan hilang sendiri. Kalau perlu saya undang ngopi yang bilang itu. Biar tahu keluarga saya," tuturnya seraya disambut tawa beberapa jenderal yang mendampinginya ketika diwawancara.

Fitnah-fitnah yang dimaksud yaitu dengan sengaja menyebutkan dengan salah nama sosok istri Marsekal Hadi. Lewat akun twitternya @AgungWirawan170, ia menulis bahwa istri Marsekal Hadi adalah Lim Siok Lan. "Panglima TNI yang baru Marsekal Hadi Tjahjanto beserta keluarga, istri Lim Siok Lan, anak 2 cewek cowok, mantu. anak laki sm mantu jg angkatan udara jg, mantappp, bravo TNI." tulisnya yang disertai sebuah foto.

Mengetahui hal itu, TNI AU melalui akun Twitter-nya pun menyebutkan nama istri, bapak, dan ibu Marsekal Hadi. "Lagi-lagi keluarga Panglima TNI difitnah, airmin kasih sedikit info ttg keluarga Ibu Nanny Hadi Tjahjanto yaaaaa. Bapak: (Alm) H. Mas Ngabei Soedjadi Wiryoatmodjo. Ibu: Hj. Arbaiyah Yunus. Kok bisa2nya difitnah, sekejam ini," tulis TNI AU, Senin (11/12/2017).

Lewat akun Twitter itu, disampaikan tidak ada yang salah dengan ras. Setiap WNI memiliki kedudukan yang sama. Klarifikasi ini diberikan lantaran informasi bohong itu menyasar Marsekal Hadi, yang disebut pimpinan tertinggi TNI.

"Sama sekali tidak ada yg mempersoalkan (ras China), yg jd persoalan adalah kalau berita tsb adalah bohong, apalagi yg disasar adalah pimpinan tertinggi TNI dlm hal ini Panglima TNI," tulis akun Twitter TNI AU.

© DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...