logo

Jurnalis ini Sebut Dakwah UAS Hasilkan Umat Beringas, Harian Olahraga Nasionalnya Diboikot

Jurnalis ini Sebut Dakwah UAS Hasilkan Umat Beringas, Harian Olahraga Nasionalnya Diboikot

DEMOKRASI - Kondisi “pengusiran” oleh Imigrasi China Hongkong terhadap Ustad Abdul Somad beberapa waktu lalu, menjadi heboh dan tidak sedikit yang memprotes terkait dengan sikap imigrasi Hongkong yang mendeportasi ustad Abdul Somad.

Banyak netizen yang marah, bahkan di tanah air tidak kurang dari Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menuntut kepada pihak pemerintah Indonesia untuk memberikan penjelasan kepada publik, terutama umat Islam Indonesia terkait dengan pelarangan tersebut.

Namun beberapa diantaranya memperlihatkan sikap sinis terhadap sikap netizen, termasuk Zulkifli Hasan. Salah satunya adalah akun twitter atas nama Zulfikar Akbar @zoelfick yang menuliskan

“Ada pemuka agama rusuh ditolak di Hong Kong, alih² berkaca justru menyalahkan negara orang. Jika Anda bertamu dan pemilik rumah menolak, itu hak yang punya rumah. Tidak perlu teriak di mana² bahwa Anda ditolak. Sepanjang Anda diyakini mmg baik, penolakan itu takkan terjadi.”

Bahkan saling serang melalui jagad maya terjadi antara pendukung Ustad Abdul Somad dengan @zoelfick yang menyebut jika hasil dakwah yang dilakukan oleh Ustad Abdul Somad menghasilkan umat Islam yang beringas.

“Jadi @ustabdulsomad jika ditanya knp negara spt Hong Kong menolak Anda krn memang terbukti hasil dakwah Anda selama ini telah melahirkan umat yang beringas.”

Ternyata dari hasil penelusuran netizen @zoelfick ternyata adalah salah satu pekerja pers di salah satu tabloid harian olahraga terbitan nasional. Akibatnya netizen mengeluarkan himbauan agar tidak lagi mengkonsumsi media tempat @zoelfick bekerja, dengan menggunakan tagar #BoikotTopSkor

“Mulai hari ini dan detik ini berhentilah saudara2 membeli koran olah raga yang didalam lingkaran merah karena disitu ada wartawan penghina Ust. Cc @zoelfick #BoikotTopskor.” tulis akun bernama @ardi_riau. Sambil menambahkan sebuah foto yang diambil dari akun sosmed lainnya milik Zulfikar Akbar, dengan maksud jika tuduhannya bukanlah isapan jempol.

“Biar saya ga dibilang memfitnah si penghina Ust Somad @zoelfick kerja di @HarianTopSkor ini buktinya. #BoikotTopskor.”





SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...