logo

PGI Tolak Rayakan Natal di Monas, Sandi Serahkan ke Umat Kristiani

PGI Tolak Rayakan Natal di Monas, Sandi Serahkan ke Umat Kristiani

DEMOKRASI - Pemprov DKI akan mengadakan perayaan Natal bersama pada akhir Januari 2018 di Monas. Namun, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) tak bersedia untuk mengikuti acara tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mau berkomentar banyak soal tidak ikutnya PGI dalam Perayaan Natal bersama itu. Anies ingin mempelajari dulu alasan PGI menolak ikut Perayaan Natal bersama yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta.

"Kita pelajari dulu, nanti saya pelajari dulu," ucap Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/12).

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut, ia menyerahkan seluruh keputusan tersebut kepada umat Kristiani di Jakarta. Yang paling penting, Pemprov DKI Jakarta sudah memfasilias perayaan Natal.

"Kemarin dari PGPI (Persatuan Gereja Pentakosta Indonesia) dan Lembaga Injil Indonesia menyatakan mendukung. Kami serahkan ke umat Kristiani dan siap fasilitasi. Kemarin masukannya menginginkan diundur 2-3 minggu sehingga punya waktu (persiapan)," kata Sandi.

Pembukaan Asian Games di Monas (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)

Sebelumnya, Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow mengatakan, ada beberapa alasan pihaknya tak ingin terlibat dalam perayaan Natal bersama tersebut. Dia mengatakan PGI ingin mendorong perayaan Natal secara sederhana.

Selain itu, perayaan Natal di Monas pasti akan diikuti oleh pengerahan massa dan tidak sesuai dengan spirit Natal. Jerry menilai, orang akan datang mengikuti perayaan Natal itu karena sukarela untuk beribadah.

PGI juga ingin menjaga Monas sebagai lokasi yang menyiratkan persatuan dan kesatuan. Dia tak ingin dengan adanya perayaan Natal bersama itu akan merusak tanaman yang ada di Monas.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...