logo

Punya Organisasi Purnawirawan, Gerindra Siap Tampung Gatot Nurmantyo

Punya Organisasi Purnawirawan, Gerindra Siap Tampung Gatot Nurmantyo

DEMOKRASI - Sebagai partai politik yang dipimpin purnawariwan jenderal di TNI, Partai Gerindra siap menerima bila Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memilih terjun ke dunia politik pasca pensiun dari kemiliterannya.

Gator Nurmantyo akan pensiun pada Maret 2018. Posisinya akan digantikan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Tentu kita membuka secara terbuka kalau Pak Gatot mau gabung dengan Gerindra, karena Gerindra ini kan partai terbuka. Siapapun boleh bergabung yang penting cinta dengan NKRI dan memperjuangkan nasib rakyat Indonesia," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade saat dihubungi Okezone, Jumat (8/12/2017).

Andre menuturkan di Gerindra berisikan para pensiunan jenderal TNI yang menjadi kader sekaligus pengurus partai. Seperti mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso yang menjabat sebagai Anggota Dewan Pembina.


"Silakan kalau Pak Gatot mau bergabung bersama kami karena di Gerindra itu banyak juga pensiunan jenderal kan. ketua umumnya, lalu mantan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso juga ada di Gerindra," tutur Andre.

Bahkan, lanjut Andre Gerindra baru saja meresmikan organisasi sayap Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya, di mana organisasi sayap ini berisikan purnawirawan-purnawirawan TNI yang ingin berpolitik.

"Jadi jangan ragukan Gerindra, selalu bersedia membuka diri, tetapi kita tetap kembalikan kepada Pak Gatot," terangnya.

Di sejumlah lembaga survei, nama Gatot cukup berpotensi untuk bisa maju di Pemilu 2019 karena memiliki elektabilitas cukup tinggi. Gerindra, lanjut Andre siap untuk mempertimbangkan tingginya elektabilitas dan popularitas Gatot untuk bisa bersaing di Pemilu 2019.


Namun, Gerindra sejak awal telah mencalonkan Ketua umumnya, Prabowo Subianto untuk maju kembali menjadi calon presiden di Pemilu 2019.

"Elektablitas Pak Gatot tentu cukup baik, tapi bicara calon presiden, Gerindra hampir 99,9 persen akan mencalonkan Pak Prabowo jadi capres," jelasnya.

Meski begitu, Gatot pun tetap menjadi radar Partai Gerindra untuk mendampingi Prabowo di Pemilu 2019.

"Ya jadi Pak Gatot tentu masuk dalam radar Partai Gerindra, ya tapi untuk fix nya kan belum, ya politik itu dinamis," tukasnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...