Alexis Kembali Jadi Sarang Prostitusi? Ini Tanggapan Sandiaga


DEMOKRASI - Setelah ditutup pada Oktober 2017 lalu, berhembus kabar jika Hotel Alexis di Pademangan, Jakarta Utara kembali menghadirkan praktek prostitusi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku telah berkoordinasi dengan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

"Sebetulnya kemarin saya, hari Jumat sudah berkoordinasi sama Bu Tinia (Kadis Pariwisata dan Kebudayaan). Jadi nanti kita akan mulai menggerakkan lagi (penertiban),” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Senin (29/1/2018).

“Kita sedang menunggu laporan dari teman-teman Satpol PP dan dinas pariwisata dan budaya,” papar politisi Gerindra itu.

Ditambahkan Sandi, jika nantinya pihak Alexis terbukti kembali menghadirkan bisnis 'esek-esek' maka Pemprov DKI akan memberikan sanksi tegas.

“Dan, kita ingin pastikan bahwa ketertiban dan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah itu bisa menjadi fokus dari pengusaha penyelenggara hiburan ini,” tandas Sandi.

Sebelumnya diberitakan, manajemen Alexis memutuskan, menghentikan operasional hotel dan griya pijat Alexis, menyusul diterbitkannya Surat Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemprov DKI, yang belum memproses permohonan perpanjangan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) tempat tersebut. Belakangan santer terdengar Alexis kembali beroperasi, namun dengan nama baru menjadi 4 Play.

SUMBER © DEMOKRASI.CO

Setelah ditutup pada Oktober 2017 lalu, berhembus kabar jika Hotel Alexis di Pademangan, Jakarta Utara kembali menghadirkan praktek prostitusi.