Breaking

logo

Jumat, 12 Januari 2018

Blak-blakan, Ridwan Kamil Beberkan Alasan Berpisah Dari Prabowo

Blak-blakan, Ridwan Kamil Beberkan Alasan Berpisah Dari Prabowo

DEMOKRASI - Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga ikutan blak-blakan alasan dirinya meninggalkan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto.

Namun bukan menjelekkan Prabowo seperti curahan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mataliltti yang mengaku diminta duit Rp 40 miliar untuk maju Pilkada Jawa Timur.

Ridwan Kamil melalui akun Twitter-nya @ridwankamil justru membenarkan penjelasan Partai Gerindra.

"Twit admin @Gerindra ini benar. Saya bersaksi. waktu pilwalkot BDG, Pak Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar sepeser pun utk tiket pilkada. Hatur Nuhun," cuit Ridwan yang diakses Kantor Berita Politik RMOL, menjawab mention akun Twitter @Gerindra.

Ridwan yang akrab disapa Kang Emil juga menjelaskan, terpaksa berpisah di Pilkada Jawa Barat karena tidak bisa memenuhi syarat menjadi kader Gerindra. 

"Di pilgub Jabar ini kami berpisah, krn syarat menjadi kader partai yg tidak mampu sy penuhi," kicauan lanjut Emil.

Sebelumnya, akun Gerindra membantah adanya mahar di partai tersebut, apalagi terkait mahar politik seperti yang disebut-sebut La Nyalla.

"Silakan konfirmasi langsung kepada pak @jokowi, @basuki_btp, @ridwankamil, @aniesbaswedan, dan @sandiuno yang pernah kami dukung dan berhasil menjadi kepala daerah," kicau Partai Gerindra dalam akun Twitter-nya, Kamis (11/1).

Gerindra menyebut bukan hanya La Nyalla kader Gerindra yang batal maju sebagai cagub. Selain La Nyalla, masih ada Ferry Juliantono dan Gus Irawan. Namun mereka disebut menerima keputusan partai.

SUMBER © DEMOKRASI.CO