Breaking

logo

Rabu, 10 Januari 2018

Difitnah Hina Nabi, Ustaz Abdul Somad Jelaskan Materi Ceramahnya

Difitnah Hina Nabi, Ustaz Abdul Somad Jelaskan Materi Ceramahnya

DEMOKRASI - Ada pembahasan yang beranjak ramai di internet soal ceramah Ustaz Abdul Somad. Ada warganet yang punya persepsi bahwa salah satu ceramah Somad telah menghina Nabi Muhammad SAW. Somad membantah, begini penjelasan dia.

Pantauan detikcom di internet, Selasa (9/1/2018), ada akun Twitter dan akun Facebook yang menyoroti ceramah Somad.

Ceramah itu disampaikan dalam rangka Muktamar Hizbut Tahrir Indonesia pada 1437 Hijriah di Riau. Ceramah itu juga direkam dalam video yang beredar di YouTube.

Somad kemudian menerbitkan klarifikasinya. Dia menepis persepsi negatif soal ceramahnya itu dan menganggap persepsi tersebut sebagai fitnah. Somad mengimbau pihak yang berpandangan negatif tentang ceramahnya agar melihat rekaman ceramahnya secara tuntas, tidak sepotong-sepotong.

"Ada yang mengatakan 'Abdul Somad menghina Nabi Muhammad SAW'. Saya katakan: Saya Alumni Darul Hadits yang belajar hadits-hadits Nabi. Dari tahun 2008 pulang ke Indonesia mengajar hadits. Di UIN mengampu mata kuliah hadits," tulis Somad dalam penggalan keterangan via akun Facebook @UstadzAbdulSomad.

Berikut ini keterangan tertulis lengkap dari Somad sebagaimana tertulis di akun Facebook itu:

Klarifikasi UAS Terkait Video:

1. Mohon maaf jika klarifikasi ini terlambat. Karena selama umroh saya tidak beli nomer baru Saudi Arabia dan tidak isi pulsa. Khawatir tergoda internet. Hanya pakai wifi hotel saja.

2. Video pertama di depan Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau. Dihadiri banyak tokoh lintas ormas. Semua memberikan orasi 5-10 menit. Saya diundang sebagai dai dari luar HTI. Orasi saya seputar urgensi politik Islam.

3. Video kedua di Hotel Pangeran Pekanbaru. Dihadiri tokoh lintas ormas. Saya sebagai dai luar HTI.

4. Isi tausiyah video 8 menit itu tentang politik Islam. Usia Nabi dibagi tiga:
- 40 tahun sebagai seorang dalam persiapan kenabian. Belum memegang kekuasaan.
- 13 tahun di Makkah fase kenabian, tapi lemah, tertindas. Bilal disiksa, Sumayyah wafat sebagai syahid, Shuhaib terusir, dan lain-lain. 
- 10 tahun di Madinah setelah memiliki kekuasaan. Barulah terwujud pemerataan keadilan dengan bahasa Al-Qur'an: Rahmatan Lil-'Alamin.

5. Fiqh Islam itu banyak aspek:
- Ada fiqh ibadah: shalat, zakat, puasa, haji, dan lain-lain.
- Aspek mu'amalah: jual beli, gadai, hutang piutang, dan lain-lain. 
- Aspek munakahat: nikah, cerai, zhihar, li'an, dan lain-lain.
- Aspek politik: syarat pemimpin, dan lain-lain. 

Dalam membahas aspek politik Islam ini, Ulama menggunakan banyak istilah. Panjang lebar dibahas Imam al-Mawardi (wafat 450 H) dalam Al-Ahkam As-Sulthaniyyah, sampai Al-Qaradawi dalam Min Fiqh Ad-Daulah. Hingga Ustadz Sulaiman Rasjid dalam Fiqh Islam:

Macam-macam istilah digunakan:
- As-Siyasah As-Syar'iyyah
- Al-Imamah
- Al-Khilafah
- Ad-Daulah 
Yang dimaksud adalah, aspek politik dalam Islam. 

6. Yang selalu saya sampaikan adalah pendapat moderat Syaikh Al-Qaradawi dalam Min Fiqh Ad-Daulah. Bahwa ketika mencoblos, maka itu adalah persaksian di hadapan Allah SWT bahwa kita bersaksi memilih pemimpin dan wakil kita. Jangan lupa diantara dosa terbesar adalah kesaksian palsu.

7. Dalam ilmu hadits ada yang disebut dengan "al-Jam'u wa at-Taufiq" yaitu mengkombinasikan dan mengkompromikan beberapa hadits tentang suatu masalah.

Begitu juga hendaknya sikap kita menyikapi beberapa potongan video, tulisan, pernyataan dari seseorang agar dapat pemahaman yang utuh.

8. Ada pernyataan: "Abdul Somad menghina Nabi Muhammad SAW". Saya katakan: "Saya Alumni Darul Hadits yang belajar hadits-hadits Nabi. Dari tahun 2008 pulang ke Indonesia mengajar hadits. Di UIN mengampu mata kuliah hadits". Please deh!

9. Insya Allah saya dapat menjelaskan pada ikhwah sudaghe sedulur sederek sedoyo halak hita sasudena yang gagal faham. Tapi saya tidak akan pernah mampu memberikan penjelasan pada orang-orang yang memang mengambil kesempatan dengan gagal faham.

10. Biasanya efek fitnah-fitnah begini orang makin simpati, lovers dan followers makin bertambah. Saya sudah cukup ribet dengan popularitas ini. Ke mall saya terpaksa pakai topi pet. Itu pun ketahuan juga. Di airport saya sering hampir ketinggalan pesawat gara-gara lovers minta poto. Jadi tolong, belilah paket 4 GB. Tonton tuntas. Kalau nggak faham, nanya. Semoga Allah SWT selalu membimbing hati kita. Aamiin. 

SUMBER © DEMOKRASI.CO