logo

Kasus Persekusi Ustad Abdul Somad "Tidak Jelas", Komnas HAM Kebingungan

Kasus Persekusi Ustad Abdul Somad "Tidak Jelas", Komnas HAM Kebingungan

DEMOKRASI - Hampir dua bulan berlalu, kasus persekusi Ustad Abdul Somad masih belum menemui titik terang. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan kepolisian dinilai tidak serius tangani kasus ulama tersebut.

Keseriusan dari Komnas HAM sangat mendapat sorotan. Pasalnya untuk kasus-kasus lain, lembaga penegakan HAM kerap bersuara lantang memperjuangkannya. Kini untuk ustad asal Riau itu, Komnas HAM belum menunjukkan taringnya.

"Ustad Abdul Somad ada pengaduan kemari? Saya belum dengar itu. Saya belum lihat laporannya," ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik sembari bertanya kepada stafnya yang ikut berada bersamanya di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/1).

"Nanti saya cek yah," lanjut Ahmad.

Sebagaimana diketahui beberapa bulan lalu Ustad Abdul Somad mendapatkan perlakuan persekusi saat berceramah di Bali. Kendati mendapat sambutan yang antusias dari umat muslim di Bali, namun sebelumnya alumnus Al Azhar, Kairo, Mesir itu sempat mendapatkan perlakuan persekusi oleh oknum LSM. Oknum itu mendatangi hotel tempat Abdul Somad menginap. Mereka menuding warga Riau itu anti-NKRI dan anti-Pancasila.

Oknum itu mendesak Abdul Somad mencium bendera merah putih. Suasana sempat memanas di tempat Abdul Somad menginap bahkan sempat diketengahi oleh aparat kepolisian. Kasus ini berujung pada pelaporan ke kepolisian oleh sejumla ormas Islam.

Tidak jelasnya respons dari Komnas HAM atas dugaan persekusi itu, Kapitra Ampera selaku pelapor kasus persekusi tersebut merasa kecewa kinerja Komnas HAM.

Saking kecewanya, Kapitra menyebut kelakuan lembaga HAM itu mirip dengan tingkah lalu remaja labil generasi milenial. "Hahaha Komnas HAM (Zaman) now!," pungkas Kapitra kepada JawaPos.com.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...