Mendag: 90 Ribu Ton Beras Sudah Disalurkan


DEMOKRASI - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) telah menyalurkan lebih dari 90 ribu ton beras dari hasil operasi pasar. Jumlah tersebut meningkat 6.000 ton dari catatan Jumat (12/1) yakni 84 ribu ton.

"Per hari ini, lebih dari 90 ribu ton beras. Ini operasi pasar, stok sudah keluar dan terus dijalankan," ujarnya di Gedung Kementerian Perekonomian Jakarta, Senin (15/1/2018).

Untuk itu, masyarakat diminta untuk tidak khawatir karena stok beras aman. Lanjutnya, Pemerintah akan terus melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

"Proses administrasi akan kita selesaikan dalam 1-2 hari ini, tentu semua proses berdasarkan ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Selain untuk mengisi kekurangan, Bulog ditugaskan untuk menyerap hasil gabah petani saat terjadi panen raya dengan harga yang sesuai. Aturan tersebut, dituangkan dalam Intruksi Presiden (Inpres) No. 25 Tahun 2015.

"Yang menjadi prioritas adalah, membeli beras dan gabah (petani) yang dijalankan oleh Bulog berdasarkan Pemerintah sehingga jangan dipertentangkan karena offtaker siap," ucapnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) telah menyalurkan lebih dari 90 ribu ton beras dari hasil operasi pasar. Jumlah tersebut meningkat 6.000 ton dari catatan Jumat (12/1) yakni 84 ribu ton.