Breaking

logo

Senin, 15 Januari 2018

Pilkada 2018: Lawan Petahana, PKS-Gerindra Gunakan Pola Seperti DKI Jakarta?

Pilkada 2018: Lawan Petahana, PKS-Gerindra Gunakan Pola Seperti DKI Jakarta?

DEMOKRASI - Koalisi Partai Gerindra dan PKS dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu, turun ke Pilkada Kota Bekasi. Hanya saja, koalisi di Kota Patriot ini tidak dilengkapi dengan PAN.

Pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dirgantara Wicaksono, berpendapat koalisi PKS dan Partai Gerindra di Pilkada Kota Bekasi yang telah mengusung pasangan Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus kemungkinan akan menggunakan pola politik sama seperti Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

Meskipun, kata dia, partai yang tergabung dalam koalisi Merah Putih tersebut diyakininya sudah memiliki peluru untuk memenangkan Pilkada 2018 dari lawan politiknya pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto Tjahyono.

“Bisa saja mungkin pola DKI Jakarta di terapkan di Bekasi. Walaupun pasti koalisi ini pasti sudah punya trik lain untuk melawan petahana,” ujar Dirgantara kepada Radar Bekasi (Grup Pojokjabar.com), kemarin.

Menurut pria berkacamata ini, banyak cara yang dilakukan oleh PKS dan Gerindra untuk melumpuhkan petahana yang banyak diusung dan didukung oleh sejumlah partai politik di Kota Bekasi. Parpol pengusung diantaranya, Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Demokrat, Partai Hanura, PKB. Sedangkan parpol pendukung PDIP, Nasdem, PKPI dan Partai Perindo.

“Salah satunya adalah mengantitesakan yang telah dilakukan oleh petahana saat ini,” katanya.

“Antitesa yang akan dimunculkan yakni soal pembangunan Gereja Santa Clara. Jadi akan ramai memainkan isu SARA,” pungkasnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO