Syaikhul Islam: Pemimpin Baik, Tidak Datang ke Ulama Saat Pemilu


DEMOKRASI - Penulis buku, Syaikhul Islam Ali, menyampaikan pandangan terkait warga Nahdliyin yang ikut percaturan politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Syaikhul mengutip pendapat ulama besar Tassawuf Al-Ghazali yang mengatakan seorang pemimpin yang baik itu dekat pada ulama.

“Bukan pemimpin yang datang pada ulama ketika Pilkada saja,” ujarnya pada wartawan, usai bedah buku karyanya ‘Kaidah Fikih Politik’, di Ruang Kertaraharja, Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Sabtu (27/1) sore.

Warga NU, lanjutnya, memiliki dua rujukan pandangan hidup; Pertama, Agama Islam ala Ahlusunnnah waljamaah yang ada pada kitab-kitab. Kedua, praktik keislaman yang mewujud pada sosok para kiai.

“Saya kira orang Nahdliyin lebih selamat, untuk mengikuti pilihan yang dipilih para ulama. Tapi kalau kita sedikit bicara agak detail, pasti kita akan bisa lihat sosok yang lebih dicintai ulama, selalu kembali pada ulama, punya kedekatan khusus pada ulama,” tegasnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO

Penulis buku, Syaikhul Islam Ali, menyampaikan pandangan terkait warga Nahdliyin yang ikut percaturan politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.