logo

Bikin 'pasukan udara', relawan Jokowi siap lawan hoaks di dunia maya

Bikin 'pasukan udara', relawan Jokowi siap lawan hoaks di dunia maya

DEMOKRASI - Relawan masing-masing pasangan capres-cawapres 2019 sudah mempersiapkan ragam strategi memenangkan pilpres. Seperti relawan Jokowi yang tergabung dalam J2P (Jokowi 2 Periode).

Mereka membuat situs yang beralamat di J2P.id. Tim dibentuk untuk memerangi hoaks yang bertebaran di dunia maya.

"Tugasnya ialah menyebarkan virus-virus positif keberhasilan Jokowi, apa saja yang dicapai. Kita juga akan menangkal hoaks dan akan gunakan data. Kalau itu banyak berita hoaks, maka nanti kita timpali dengan berita positif dengan berbasis data," ucap Ketua J2P Bagas Adhadirgha saat Mendeklarasikan situs tersebut di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (14/8).

Dia menuturkan, J2P baru berada di 10 Provinsi di seluruh Indonesia. Di mana yang diisi oleh kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa, professional muda, maupun pengusaha muda, yang disebut dengan duta J2P. Dirinya pun berharap beberapa minggu ke depan sudah bisa di deklarasikan sampai 34 Provinsi.

"Isinya orang-orang yang profesional dan kompeten di bidang masing-masing. Dan mempunyai intelek yang positif," jelas Bagas.

Sementara itu, Sekjen J2P Ardantya, menuturkan, nantinya duta J2P tersebut akan mengelola konten yang baik dan benar untuk diinformasikan kepada masyarakat, yang masih mengkonsumsi kabar hoaks.


"Melalui sosial media, misalnya ada yang kecewa pemilihan cawapres, kita memberikan pengertian yang benar, dan bisa mengatasi swing voter itu. Menjadi wadah untuk mengindentifikasi permasalahan. Misalnya soal utang luar negeri Indonesia, kemudian soal BPJS," ungkap Ardantya.

Intinya, masih kata dia, relawan ini nanti akan menjadi pasukan udara untuk Jokowi. Demi memerangi hoaks.

"J2P akan menjadi pasukan udara untuk Pak Joko Widodo. Jadi bisa menyampaikan hal yang benar. Ini perang hoaks, Pak Jokowi kalah dengan hoaks, jadi butuh aktivis udara untuk berperan," tegasnya.

Sementara itu, Wantimpres Sidarto Danusubroto yang hadir, menegaskan, memang sudah waktunya bergerak, tidak hanya di darat, melainkan di udara.

"Waktunya untuk berjuang di udara dan di darat. Anda tidak salah mendeklarasikan Jokowi 2 periode untuk Indonesia. Memberikan kesempatan untuk Jokowi. Saya menyaksikan sederhana, keluarganya tidak di proyek, anaknya tidak ada di politik. Saya mengharapkan Deklarasi ini diikuti di semua Provinsi di Indonesia," jelasnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...