logo

Dalam 4 Tahun, Menteri Susi Tenggelamkan 488 Kapal Pencuri Ikan

Dalam 4 Tahun, Menteri Susi Tenggelamkan 488 Kapal Pencuri Ikan

DEMOKRASI - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sudah menenggelamkan ratusan kapal pencuri ikan.

Dalam kurun waktu empat tahun, sejak Oktober 2014 hingga Agustus 2018, sebanyak 488 kapal pencuri ikan ditenggelamkan.

Adapun rinciannya, kapal berbendera Vietnam sebanyak 276 kapal, Filipina 90 kapal.

Kemudian, Thailand 50 kapal, Malaysia 41 kapal, Indonesia 26 kapal, Papua Nugini 2 kapal, Tiongkok 1 kapal, Belize 1 kapal, dan tanpa negara 1 kapal.

“Kapal-kapal tersebut merupakan kapal yang ditangkap melalui unsur-unsur Satgas 115, yaitu TNI Angkatan Laut (TNI AL), Polair Baharkam Kepolisian RI (Polair), Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan PSDKP KKP,” kata Susi, dilansir JawaPos.

Penenggelaman kapal-kapal tersebut karena melakukan pelanggaran menangkap ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPRI) tanpa SIUP, SIKPI, dan SIPI.

Selain itu, mereka juga menangkap ikan dengan menggunakan alat penangkapan ikan yang dilarang dan merusak lingkungan.

Sebelumnya, pada 20 Agustus 2018 KKP berhasil menenggelamkan 125 kapal illegal fishing. Penenggelaman ini dipimpin langsung oleh Menteri Susi di 11 lokasi di seluruh Indonesia.

Adapun 11 wilayah tersebut yakni Pontianak sebanyak 11 kapal, Cirebon 6 kapal, Bitung 15 kapal, Aceh 3 kapal, Tarakan 2 kapal, Belawan 7 kapal, Merauke 1 kapal, Natuna/Ranai 40 kapal, Ambon 1 kapal, Batam 9 kapal, dan Tarempa/Anambas 23 kapal.

Susi menambahkan, penenggelaman kapal dilakukan berdasarkan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap untuk 116 kapal dan berdasarkan penetapan pengadilan untuk 9 kapal.

“Kapal-kapal yang ditenggelamkan mayoritas merupakan kapal perikanan berbendera asing dengan jumlah 120 kapal. Sementara itu, kapal perikanan berbendera Indonesia berjumlah 5 kapal,” tuturnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...