logo

Gaji PNS Naik, Ketua MPR Bilang Harusnya 10 Persen

Gaji PNS Naik, Ketua MPR Bilang Harusnya 10 Persen

DEMOKRASI - Rencana gaji PNS naik 5 persen tahun depan mendapat tanggapan dari Ketua MPR. Zulkifli Hasan. Menurut Zulkifli, semestinya pemerintah mampu menaikkan gaji pokok PNS dan pensiunan lebih tinggi lagi. Apalagi keadaan ekonomi saat ini kurang membaik.

“Saya justru kurang dong 5 persen, kalau pertumbuhan ekonomi kita 7 persen (sesuai target awal), kan bisa 10 persen kenaikannya,” kata Zulkifli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8).

Saat ini harga kebutuhan pokok banyak yang naik, termasuk listrik dan harga bahan bakar minyak (BBM). Sementara gaji PNS begitu juga pegawai honorer masih kecil.

“Tapi apapun itu syukurilah, tapi kalau bisa kan lebih tinggi,” imbuh Zulkifli yang juga ketua umum PAN itu.

Lebih lanjut dia menilai rencana gaji PNS naik sama sekali tidak ada hubungannya dengan tahun politik. Sebab kenaikan gaji PNS dan pensiunan tersebut memang sudah seharusnya.

“Ya wajar naik, ini enggak ada tahun politik, enggak tahun politik, karena memang disesuaikan dengan kebutuhan sekarang. Bayangkan saja itu ada gaji 1,5 juta,” pungkas Zulkifli.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan akan menaikkan gaji pokok PNS dan pensiunan pokok tahun depan. Gaji PNS naik rata-rata 5 persen.

Ini dilakukan Jokowi agar kesejahteraan PNS makin baik, sehingga PNS makin termotivasi dan kualitas birokrasi semakin profesional dan bersih.

“Selain melanjutkan kebijakan penggajian yang telah dilakukan tahun 2018, pada tahun 2019 pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara, serta para pensiunan sebesar rata-rata 5 persen,” ujar Jokowi, Kamis (16/8).

Menurut Jokowi, gaji PNS naik merupakan hadiah karena selama ini telah berkinerja baik. Ia berkaca pada peringkat Indonesia di Government Effectiveness Index yang naik dari peringkat 103 pada tahun 2015 menjadi peringkat 86 pada tahun 2016, atau naik 17 peringkat.

© DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...