logo

Istri Kurang Goyang, Suami Ketagihan Desahan Janda

Istri Kurang Goyang, Suami Ketagihan Desahan Janda

DEMOKRASI - Bertemu janda kembang membuat hidup Donwori (nama samaran) lebih bergairah. Keinginannya untuk memuaskan hasrat di ranjang sudah tidak bermasalah lagi.

Sebelum bertemu janda, pria berusia 46 tahun itu selalu merasa kurang akan pelayanan istrinya, Karin (bukan nama sebenarnya). Selama 20 tahun berkeluarga, Donwori merasa hanya mendapati patung hidup di atas ranjang.

Meskipun sudah tak muda lagi, Donwori menginginkan hubungan yang tetap hot di ranjang. Katanya, ya yang seperti di film-film biru gitu. Tak masalah seminggu atau sebulan sekali. Kalau bisa yang sehari kayak orang mandi, dua kali. Pagi dan malam.

Tapi, apalah daya. Karin, istrinya, tidak bisa memenuhi keinginan Donwori itu. Istrinya tak suka goyang di ranjang. Apa-apa, Donwori harus inisiatif sendirian.

“Wes kalau di kasur, dia iku persis guling. Meneng tok. Dawako variasi, obah wae gak. Meneng mbegegek koyo patung joko dolog,” keluh Donwori saat ditemui di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, awal pekan lalu.

Padahal, kata Donwori, ia sudah berkali-kali mengomunikasikan urusan ranjang dengan istrinya itu. Namun, rupanya permintaan Donwori ini hanya angin lalu bagi Karin. Istrinya tetap saja mematung saat making love dengan Donwori.

“Iki wes lebih dari dua puluh tahun lho. Masak iya gak pinter juga. Mosok gak ngerti seleraku, sih. Aku heran, apa dia sudah gak punya gairah ya,” lanjutnya.

Karena merasa tak puas inilah, Donwori menjadi penasaran dengan perempuan lain. Ia pun berkenalan dengan banyak perempuan. Tentu saja tanpa sepengetahuan Karin. Hingga kemudian ia kecantol janda kembang.

“Dia (si janda) uayu. Bodine kayak gitar spanyol, dan maaf ya Mbak, mainnya juga oke,” katanya, lirih, nyaris nggak terdengar.

Pria yang bermukim di Tambaksari ini mengaku telah menjalin hubungan dengan selingkuhannya yang semok ini selama empat bulan. Begitu ketemu, Donwori langsung jatuh cinta karena si janda bisa memenuhi keinginannya.

Kalau bercinta, bisa langsung tancap gas. Nggak pakai mbeleyer-mbeleyer lagi. Kelebihan lain, si janda juga punya koleksi ratusan posisi dan desahannya yang bikin melayang. Klop dengan apa yang dimaui Donjuan.

Sudah kadung keblinger dan karena desakan si janda kembang, Donwori memutuskan untuk menceraikan Karin. Awalnya, keputusan ini ditentang mentah-mentah oleh Karin. Namun Donwori yang licik ini malah blak-blakan dengan Karin.

Dia mengatakan selama ini telah menjalin hubungan dengan perempuan lain. Ia juga tanpa rasa bersalah mengatakan pada Karin ingin segera menikahi si janda kembang itu. “Aku gak tau lah gimana perasaane dia. Tapi, akhire dia nyerah,” katanya santai.

Kalau istri sudah menyetujui, lalu mengapa Donwori repot-repot mendatangi pengacara? Meski tak tahu malu begini, rupanya Donwori menginginkan hak asuh anak jatuh padanya. Nah, hak asuh inilah ditentang mati-matian oleh Karin. “Dia iku kemalan juga, kok. Wong gak kerja kok jik ngeyel mau bawa anak-anak,” pungkas Donwori.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...