logo

Rencana Pertemuan Prabowo-Jokowi Redam Politik Identitas

Rencana Pertemuan Prabowo-Jokowi Redam Politik Identitas

DEMOKRASI - Pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno menilai, rencana pertemuan Prabowo Subianto dengan Joko Widodo langkah tepat untuk meredam politik Identitas.

Dalam perspektif elite, kata Adi, pertemuan tersebut bisa meredakan tensi politik yang terus memanas.

"Itu artinya maknai politik sebatas game biasa yang harus dijalani dengan kebahagiaan," kata Adi kepada TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (17/8/2018).

Dengan begitu, terang Adi, publik bisa menangkap, bahwa kontestasi Pilpres 2019 tidak perlu diwarnai dengan gesekan antar pendukung.

Sebab, para calon presiden yakni Prabowo dan Jokowi saling menunjukan tidak ada jurang sekat dalam pesta demokrasi yang digelar lima tahunan tersebut.

"Yang bertarung saja rileks masak di grass root cakar-cakaran," ungkapnya.

Dia pun memastikan, pertemuan Prabowo dengan Jokowi pasti membicarakan tentang pemilu yang jujur dan adil guna membangun demokrasi yang sehat.

Bagaimanapun, ujar Adi, kedua tokoh elite ini tidak menginginkan Pilpres 2019 di warnai dengan hoax, ujaran kebencian, dan isu-isu SARA.

"Rusak demokrasi kita jika terus menerus dijejali dengan isu-isu hoax dan sentimen sara," pungkasnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...