logo

16 Alumni Jadi Korban Lion Air, Ikanas STAN Berduka

16 Alumni Jadi Korban Lion Air, Ikanas STAN Berduka

DEMOKRASI - Sebanyak 16 alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menjadi korban Lion Air JT 610 yang jatuh Senin (29/10) lalu. Ikatan Alumni pun ucapkan duka cita.

"Keluarga besar Ikatan Alumni Sekolah Pendidikan Tinggi Kedinasan STAN (IKANAS STAN) sekali lagi menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa seluruh penumpang dan para sahabat kami, alumni STAN yang berada dalam penerbangan Lion Air JT610," kata Ketua IKANAS STAN Dwi Wahyu Daryoto dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom.

"Mereka adalah para pengawal Keuangan Negara yang sedang menuju ke tempat tugas dalam rangka berbakti kepada Negeri," imbuhnya.

Berikut daftar alumni STAN yang menjadi korban Lion Air:

1. Dwinanto, alumni STAN-PPLN 1994
2. Muhammad Jufri, alumni STAN-PPLN 1997
3. Eko Sutanto, alumni STAN-Anggaran 1988
4. M. Fadillah, alumni STAN-Anggaran 1991
5. Abdul Khaer, alumni STAN-Anggaran 1992
6. Hesti Nuraini, alumni STAN-Pajak 1991
7. Metta Kurnia, alumni STAN-Pajak 1993
8. Pratomo Wira Dewanto, alumni STAN-Pajak 1995
9. Firmansyah Akbar, alumni STAN-Pajak 1997
10. Maria Ulfa, alumni STAN-Pajak 2000
11. Achmad Sukron Hadi, alumni STAN-Pajak 2005
12. Tri Haska Hafidzi, alumni STAN-Pajak 2006
13. Rr. Savitri Wulurastuti, alumni STAN-Akuntansi 1994
14. Nicko Yogha Marent Utama, alumni STAN-Akuntansi 2005
15. Haris Budianto, alumni STAN-Akuntansi 2005
16. Putri Yuniarsi, alumni STAN-Akuntansi 2008

Baca juga: Pegawai Pajak Jember Gelar Salat Gaib Korban Lion Air JT 610

Dwi menambahkan, pihaknya meminta doa kepada seluruh keluarga Ikatan Alumni STAN untuk para korban.

"Kami mohonkan doa dari seluruh keluarga besar IKANAS STAN di mana pun berada untuk kebaikan para sahabat dan kepada keluarga yang ditinggalkan," tutur Dwi.

"Keluarga besar IKANAS STAN juga menyampaikan harapan agar proses pencarian evakuasi terus dilakukan. Harap dan do'a juga kami panjatkan agar di masa depan tidak terjadi," jelasnya.

Sebelumnya, KR Baru Jaya menemukan potongan pesawat Lion Air PK-LQP diduga sayap. Selain itu, KR Baruna Jaya disebutkan menangkap sinyal black box dengan alat canggih ROV.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...