logo

2 Tahun Berturut-turut, Indonesia Tak Laksanakan Eksekusi Mati

2 Tahun Berturut-turut, Indonesia Tak Laksanakan Eksekusi Mati

DEMOKRASI - Amnesty International Indonesia mencatat adanya moratorium sementara pelaksanaan eksekusi mati oleh pemerintah Indonesia.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengungkapkan, selama tahun 2017 hingga Oktober 2018, tidak ada eksekusi mati yang dilakukan.

"Kalau dilihat data ini, 2 tahun terakhir tidak mengeksekusi siapa pun," ujar Usmad di Historia Food & Bar, Jakarta Barat, Rabu (10/10/2018).

Sayangnya, masih terdapat 299 orang yang menunggu untuk dieksekusi. Namun, Usman tetap mengapresiasi inisiatif pemerintah untuk tidak melakukan hukuman tersebut.

Ia pun berharap, moratorium tersebut dapat bersifat permanen.

"Yang sangat kita apresiasi adalah sikap pemerintah yang tidak lagi mengeksekusi para terpidana mati," katanya.

"Ini yang kita anggap adalah moratorium secara de facto, kita berharap moratorium ini secara resmi, secara de jure," lanjut dia.

Gelagat positif itu senada dengan tren pelaksanaan eksekusi mati di dunia yang juga menurun.

Pada tahun 2016, terdapat 1.032 kasus eksekusi. Jumlah tersebut kemudian menurun menjadi 993 eksekusi pada tahun 2017.

Maka dari itu, bertepatan dengan Hari Anti-Hukuman Mati hari ini, Amnesty International Indonesia mendorong pemerintah mendukung moratorium penggunaan hukuman mati dalam voting ke-7 Sidang Umum PBB, pada Desember mendatang.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...