"Alhamdulillah Teman-teman Becak Sudah Merdeka, Tidak Digaruk Lagi"


DEMOKRASI - Koordinator Serikat Becak Jakarta (Sebaja) Rasdullah mengatakan, para penarik becak di Jakarta tidak lagi takut ditertibkan saat mereka beroperasi.

Sebab, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan jajarannya tidak menggusur para penarik becak.

"Alhamdulillah karena Pak Anies tidak menggusur becak lagi. Dulu kita selalu berjuang, alhamdulillah teman-teman becak sekarang bilang sudah merdeka, tidak digaruk lagi, tidak digusur lagi," ujar Rasdullah di Kampung Rawa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (7/10/2018).

Menurut Rasdullah, ada 1.685 becak di 16 pangkalan di Jakarta.

Pemprov DKI akan membangun halte khusus becak di wilayah-wilayah tempat beroperasinya becak.

Halte tersebut baru dibangun di kawasan Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Becak sudah bisa beroperasi lagi di Jakarta. Jadi, untuk selanjutnya itu akan membuat namanya halte becak, halte becak way," kata dia.

Rasdullah menyebut 1.685 becak itu sudah beroperasi sejak lama di Jakarta. Dia memastikan tidak ada para penarik becak baru dari luar Jakarta yang legal.

Penarik becak yang legal diberi kartu tanda anggota, rompi, dan surat operasi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Penarik becak yang tidak memiliki tiga syarat itu akan ditertibkan anggota Satpol PP.

"Apabila tidak memenuhi tiga syarat itu, Satpol PP akan mengambil tindakan dan becaknya dikandangin, tidak boleh keluar. Itu artinya Pak Anies membolehkan becak di DKI, bukan becak pendatang dari kampung, tapi becak yang sudah ada di DKI," ucap Rasdullah.

Sementara itu, Gubernur masih enggan menjelaskan soal rencana Pemprov DKI yang akan membuat aturan operasional becak di Jakarta.

"Nanti aja kalau udah siap semuanya," kata Anies seusai menghadiri acara yang digelar Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta di Kampung Rawa.

Pada Januari lalu, Anies menyebut akan membuat peraturan gubernur (pergub) untuk mengatur operasional becak di kampung-kampung di Jakarta.

Pergub itu dibuat untuk memberikan rasa keadilan dan keamanan bagi warga yang selama ini bekerja sebagai penarik becak. Selama ini, mereka harus kucing-kucingan dengan Satpol PP untuk bisa beroperasi meskipun hanya di kampung-kampung.

Anies memastikan pergub itu nanti dibuat bukan untuk menghadirkan penarik becak baru di Ibu Kota, tetapi mengatur becak yang sudah beroperasi.

SUMBER © DEMOKRASI.CO

Koordinator Serikat Becak Jakarta (Sebaja) Rasdullah mengatakan, para penarik becak di Jakarta tidak lagi takut ditertibkan saat mereka beroperasi.