logo

Gerindra: Jokowi sengsarakan rakyat, mematikan petani dengan impor beras

Gerindra: Jokowi sengsarakan rakyat, mematikan petani dengan impor beras

DEMOKRASI - Partai Gerindra berang kubu Jokowi mempertanyakan prestasi Capres jagoannya Prabowo Subianto. Serang balik, Gerindra malah menilai selama berkuasa, Presiden Jokowi justru membuat rakyat sengsara.

Waketum Gerindra, Arief Poyuono mempertanyakan prestasi Jokowi saat menjadi masyarakat biasa. Baginya, bisnis mebel Jokowi dulu bukan sebagai sesuatu yang dianggap memperhatikan rakyat.

"Nah kalau sekarang selama Pak Joko Widodo menjabat Presiden justru buat sengsara rakyat dengan mematikan para petani dengan impor beras besar besaran dan potensi ninggalin utang negara yang sangat besar bagi rakyat yang tidak sebanding dengan yang dinikmati oleh rakyat Indonesia," ujar Arief kepada merdeka.com, Jumat (12/10).

"Tapi nantinya rakyat yang menangggung utangnya. Dan pengurangan hutang negara Indonesia ini sebagai gagasan utama yang akan kami terapkan ya," tambah Arief.

Dia pun membeberkan sejumlah prestasi Prabowo. Salah satunya saat menjadi Ketum HKTI.

"Prestasi Pak Prabowo ya sudah ada dong dalam memperhatikan rakyat misalnya ketika dia memimpin HKTI bagaimana memperjuangkan para Petani agar pupuk subsidi tersedia dan tidak hilang saat mau masa tanam," katanya kepada merdeka.com, Jumat (12/9).

"Saat jadi Ketua IPSI pembinanya kepada para pesilat nasional jelas sebagai cabang olahraga yang paling banyak nyumbang mendali emas di Asian Games 2018 dan event Internasional lainnya," sambungnya.

Tak cuma itu, kata Arief, Prabowo memperhatikan hal-hal di lingkungan dia tinggal. Mulai dari masyarakat yang diberikan bibit tanaman supaya buahnya bisa didagangkan masyarakat. Kemudian memberikan bibit kambing peranakan etawa pada masyarakat untuk diternak dan di ambil susunya.

"Gagasannya jelas yaitu mengembalikan kedaulatan ekonomi masyarakat Indonesia dan program program peningkatan gizi bagi anak anak jika nanti terpilih," tutur Arief.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding meminta agar calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto tidak sekadar mengumbar slogan keras saat menyampaikan pernyataannya ke publik.

Sebab, kata Karding, sejak deklarasi pencalonan Presiden, Prabowo dinilai tidak memiliki gagasan sekalipun tentang kerakyatan. Dia juga mempertanyakan prestasi Prabowo.

"Mohon maaf sekali lagi, kami belum pernah melihat prestasi Pak Prabowo, gagasan Pak Prabowo yang memperhatikan rakyat," ujar Karding di posko pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (12/11). [rnd]

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...