logo

Ingatkan Anggota TKN Tak Gunakan Politik Kebohongan, Jokowi: Jangan, Jangan, Jangan!

Ingatkan Anggota TKN Tak Gunakan Politik Kebohongan, Jokowi: Jangan, Jangan, Jangan!

DEMOKRASI - Calon Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh anggota tim kampanyenya untuk tidak melakukan politik kebohongan dan mengedepankan adu gagasan, demi mencerdaskan masyarakat.

"Jangan sampai jubir maupun influencer tim kita melakukan politik kebohongan, jangan! Saya mau memastikan satu per satu, jangan, jangan, jangan," kata Jokowi usai memberikan arahan dalam konsolidasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'arif di Hotel Santika, Bogor, Senin (22/10) malam.

Jokowi mengumpulkan seluruh juru bicara dan influencer TKN Jokowi-Ma'arif di Hotel Santika Bogor untuk memastikan tidak ada dari timnya melakukan politik kebohongan.

"Ini saja yang saya ulang-ulang," katanya.

Menurut Jokowi pihaknya ingin mencerdaskan masyarakat, membawa kematangan dan mendewasakan masyarakat dalam berpolitikan.

"Itu harus dimulai, seperti saya sampaikan adu gagasan, adu ide, adu prestasi, rekam jejak, masyarkat terus mulai kita bawa ke arah itu, jangan perpolitikan kita dibanjiri oleh politik kebohongan," kata Jokowi.

Konsolidasi TKN Jokowi-Ma'arif dihadiri sejumlah partai politik penduduknya, tampak hadir Ketua Tim Pemenangan Erick Thohir, Sekjen partai politik pendukung, Deddy Mizwar, Adian Napitupulu, Budiman Sudjatmiko, Nurul Arifin, Hengki Kurniawan, Sony Tulung, dan lainnya.

Sebelumnya Politisi PDI-P Budiman Sudjatmiko yang juga bagian dari TKN Jokowi-Ma'arif saat ditemui sebelum kegiatan konsolidasi menyebutkan kebohongan politik (hoaks) menjadi fokus utamanya untuk disampaikan dalam pertemuan malam ini.

"Politik kebohongan harus dilawan, saya banyak mengkaji soal politik hoaks, soal politik kebohongan yang banyak dipraktekkan dibeberapa negara," kata Budiman.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...