logo

Ini Alasan Polisi Tangkap Perempuan Pemilik Akun FB Penyebar Hoaks

Ini Alasan Polisi Tangkap Perempuan Pemilik Akun FB Penyebar Hoaks

DEMOKRASI - Berhati-hatilah dalam membagikan informasi sekecil apapun di media sosial, jika tidak ingin diciduk Tim Cyber Direskrimsus. Seorang perempuan asal Krian Sidoarjo pemilik akun facebook Uril Unique Febrian, ditangkap karena dinilai membagikan postingan hoaks.

Saat ditangkap, Uril mengaku tak mengetahui jika postingan yang diunggahnya merupakan suatu kabar bohong. Status tersebut dibagikan Uril 2 Otober lalu, lantaran ingin memberi peringatan kepada teman-temanya di facebooknya akan adanya potensi gempa di Pulau Jawa.

Perempuan 25 tahun asal Krian ini menambahkan, kabar yang ia posting tersebut didapatnya dari pesan yang dibagikan temannya di whatsapp. Sayangnya, saat detikcom mencoba mencari postingan berisi kabar hoaks tersebut, sudah tidak terlihat di wall Uril.


"Dikira berita bener. Saya dapat dari grup whatsapp," kata Uril saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (3/10/2018) kemarin.

Dalam postingannya, Uril memang membagikan tautan berita dari sebuah media online. Kendati demikian, tim Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim mengaku tetap menangkap Uril atas postingannya yang dikhawatirkan akan meresahkan masyarakat.

"Dia memposting pertama kali di Facebook, itu kan dia nah dia bukan berita yang diposting, tapi dia yang memposting pertama kali di Facebook. Kalau berita-berita itu kan tinggal medianya apa, itu yang tidak ada tapi pure postingan dia," ujar Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Arisandi saat dikonfirmasi detikcom di Surabaya, Kamis (4/10/2018).

Ditambahkan Arisandi, pihaknya masih aktif melakukan patroli siber untuk mencari postingan-postingan yang mengandung unsur hoaks hingga SARA.

"Nah itu pasti kita juga masih mengejar yang pelaku-pelaku SARA, kalau memang ada hasil dari patroli siber kita. Kita masih melakukan patroli siber kalau nanti ada yang memenuhi unsur kita lakukan penangkapan," pungkasnya.


SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...