logo

Jokowi: Dulu kalau Pengen Sate Harus ke Warung, Sekarang Pakai Go-Food Bisa

Jokowi: Dulu kalau Pengen Sate Harus ke Warung, Sekarang Pakai Go-Food Bisa

DEMOKRASI - Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa perguruan tinggi harus memikirkan kecepatan dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang handal untuk menghadapi tantangan zaman.

Kecepatan, lanjut dia, merupakan kata kunci untuk memenangkan pertandingan, baik dari segi regulasi maupun inovasi.

"Saya selalu mengajak untuk membangun ekosistem, membangun langkah yang cepat, pangkas regulasi yang memperlambat," ucap Jokowi saat memberikan orasi pada Dies Natalis ke-66 Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan, Senin (8/10/2018).

Presiden menyebutkan, jika tidak sigap melakukan inovasi dan efisiensi dari sisi regulasi, pasti negara akan kalah menghadapi persaingan dan bisa tertinggal.

Dia lalu bercerita kembali soal kunjungannya ke markas Facebook di Silicon Valley, Amerika Serikat. Dalam kunjungannya itu, dia diajak bermain game dengan perangkat virtual reality (VR) oleh CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.

"Saya diajak main virtual reality, diajak main pingpong. Tidak ada meja dan tidak ada bola. Saya tanya ke mereka, 'apakah ini hanya untuk tenis meja'. Katanya untuk semua lini olahraga bisa," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, VR bisa jadi teknologi baru yang dipelajari pada saat itu, Namun, teknologi yang lain bisa segera muncul dan perkembangan ini merupakan tantangan bagi perguruan tinggi.

"Dulu kalau saya pengen makan sate, saya harus pergi ke warung. Tapi sekarang saya pakai Go-Food bisa nyampe," kata Jokowi.

Dalam acara Dies Natalies ke- 66 USU, juga dihadiri oleh Menristekdikti Muhammad Nasir, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmyadi, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah, Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu,SH, dan undangan lainnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...