logo

Kendaraan Berpelat Merah hingga TNI/Polri Tak "Kebal" Tilang Elektronik

Kendaraan Berpelat Merah hingga TNI/Polri Tak "Kebal" Tilang Elektronik

DEMOKRASI - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, kendaraan berpelat merah dan Polisi/ TNI tak kebal tilang elektronik.

Dia menyebut, polisi tetap memberlakukan sanksi bagi pengendara-pengendara berpelat khusus tersebut jika terbukti melakukan pelanggaran.

"Tidak ada pengecualian," kata Yusuf, ketika dihibungi Kompas.com, Kamis (4/10/2018).

"Pengendara kendaraan Polri kami serahkan ke Propam, TNI kami serahkan ke PM (Polisi Militer), sedangkan pengendara kendaraan berpelat merah bisa langsung kami tindak," tutur dia.

Menurut data yang diterima Kompas.com dari Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, hingga hari ketiga uji coba ETLE atau pada tanggal 3 Oktober 2018, terdapat 440 foto pelanggar yang tertangkap kamera CCTV.

Termasuk foto sejumlah pengendara kendaraan berpelat merah hingga TNI/Polri yang tertangkap kamera CCTV ETLE.

"Jumlah pelanggar 440, plat TNI/Polri 7, plat merah 10, plat kuning 40, plat hitam 291, plat kendaraan kedutaan 9, dan 83 not recognize (tak dikenali)," isi data pelanggar yang diterima Kompas.com, Kamis ini.

Yusuf mengimbau, masyarakat mulai membiasakan diri berlaku tertib meski tak ada polisi yang berjaga di ruas-ruas jalan.

Diberitakan sebelumnya, uji coba ETLE dimulai sejak tanggal 1 Oktober 2018 hingga 30 hari selanjutnya.

Selama uji coba, polisi tak melakukan penindakan. Uji coba ini bertujuan untuk menguji akurasi CCTV dan sebagai langkah polisi untuk melakukan sosialisasi kepada warga.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...