logo

KPK Tahan Wadirut PT SMART Tersangka Suap Anggota DPRD Kalteng

KPK Tahan Wadirut PT SMART Tersangka Suap Anggota DPRD Kalteng

DEMOKRASI - KPK menahan dua orang tersangka suap dari perusahaan sawit terkait pembuangan limbah pengolahan sawit. Dua orang tersangka itu mengenakan rompi tahanan KPK.

Tersangka tersebut yakni Dirut PT BAP atau Wadirut PT SMART (Sinar Mas Agro Rersources and Technology) Edy Saputra Suradja dan Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng Punding LH Bangkan, ditahan di rutan cabang KPK.

Pantauan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (27/10/2018). Edy dan Punding mengenakan rompi tahanan berwarna orange. Edy keluar dari lobi gedung KPK membawa map berwarna merah.

Kemudian Punding keluar dari gedung KPK menuju mobil tahanan. Edy dan Punding tidak banyak komentar mengenai kasus tersebut.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Kalteng Borak Milton, dan anggota Komisi B DPRD, Arisavanah dan Edy Rosada sudah ditahan KPK. Mereka ditahan di rutan cabang KPK.

KPK menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus ini. Para tersangka yang diduga memberi suap ialah Edy Saputra Suradja, CEO PT BAP Wilayah Kalteng bagian utara Willy Agung Adipradhana, dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaldy.

Teguh Dudy masih belum menyerahkan diri ke KPK. Teguh belum diketahui keberadaanya saat ini.

Sementara tersangka yang diduga sebagai penerima suap yakni Borak Milton, Sekretaris Komisi B DPRD Kalten Punding LH Bangkan, serta dua anggota Komisi B DPRD, yakni Arisavanah dan Edy Rosada.

Dugaan suap berjumlah Rp 240 juta diberikan agar DPRD Kalteng tidak menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran lingkungan. KPK juga mengatakan sedang mendalami dugaan pemberian lain dari PT BAP kepada anggota DPRD Kalteng.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...