logo

Pemilik Airbnb Dihukum setelah Menolak Wanita yang Pakai Hijab

Pemilik Airbnb Dihukum setelah Menolak Wanita yang Pakai Hijab

DEMOKRASI - Seorang pemilik hunian sewa Airbnb di Hamburg, Jerman, mendapat hukuman karena menolak perempuan berhijab.

Nurjahan Saleque, mahasiswa neurologi asal Inggris, tengah mencari tempat tinggal sementara sembari dia menyelesaikan pendidikan doktornya di Hamburg.

BuzzFeed News via Newsweek mewartakan Rabu (3/10/2018), permintaan Saleque untuk pindah ke apartemen yang dekat pusat kota ditolak si pemilik yang bernama Claudia.

Penolakan itu disebabkan Claudia melihat salah satu foto di media sosial yang memperlihatkan perempuan 25 tahun itu mengenakan hijab.

"Saya minta maaf Nurjahan. Namun, saya melihat salah satu fotomu mengenakan hijab. Engkau tidak akan bisa diterima di kawasan di sini," terang Claudia dalam balasannya.

Saleque mengaku harus membaca berulang kali pesan itu untuk memastikan dia tidak salah tangkap, sebelum meminta nasihat dari teman dan keluarga.

Dia mengirim pesan balasan berisi sindiran karena penolakan Claudia didasarkan pola pikirnya yang dangkal dan xenophobia (ketakutan akan orang asing).

"Saya sangat sedih karena Anda hidup di lingkungan di mana Anda merasa bahwa saya tidak akan diterima," tutur Saleque dalam balasannya.

Dalam pernyataan resminya, Airbnb mengatakan mereka telah memblokir status Claudia di platform mereka karena dianggap melanggar ketentuan.

Perusahaan yang bermarkas di San Francisco itu menjelaskan telah memberikan dukungan kepada Saleque setelah mereka mendengar insiden tersebut.

"Semua anggota Airbnb harus menyetujui ketentuan kami, dan memperlakukan setiap pelanggan dengan hormat dan tanpa didasarkan penilaian bias," terang Airbnb.

Kepada BuzzFeed, Saleque menuturkan dia telah menerima permohonan maaf Airbnb, dan dananya telah dikembalikan sehingga bisa mencari tempat tinggal lain.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...