logo

Pengacara Bantah Ratna Kabur: Rencana ke Chile Sudah Jauh-jauh Hari

Pengacara Bantah Ratna Kabur: Rencana ke Chile Sudah Jauh-jauh Hari

DEMOKRASI - Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin, membantah kliennya hendak melarikan diri dengan pergi ke Chile. Menurut Insank, Ratna telah mempersiapkan keberangkatannya sejak jauh-jauh hari.

"Itu nggak ada melarikan diri. Itu (rencana ke Chile) sudah jauh-jauh hari. Sudah ada visanya gimana mau melarikan diri," kata Insank di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Insank mengatakan Ratna menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) diterima pada Kamis (4/10) sore kemarin. Menurut Insank, tak mungkin persiapan ke Chile diurus dalam waktu yang sangat cepat.

"Oh nggak ada itu, gimana... Ini kita bukan antar daerah lho. Artinya persiapan untuk berangkat ke luar negeri itu sudah ready visa dan sebagainya. Kan semuanya sudah siap. Bagaimana hari ini SPDP, kemudian dia langsung berangkat juga. Kan nggak mungkin," ujar dia.

Insank juga sebelumnya sudah berencana menyerahkan permohonan penundaan pemeriksaan Ratna. Namun, sambung Insank, kliennya telah tertangkap lebih dahulu.

"Masalah waktu. Keterkaitan waktu sangat mendadak karena yang pertama begini saya perlu jelaskan bahwa kemarin itu sudah ada surat panggilan sebagai saksi. Sorenya Ibu RS itu Ibu RS ini memperoleh SPDP," ujarnya.

"Tapi dia juga menganggap ini biasa saja bagaimana menghadapi persoalan secara hukum, secara prosedur makanya dia menyampaikan kepada kami dia akan berangkat dulu, nanti kita akan minta mengundurkan waktu dalam beberapa hari kemudian dalam waktu yang ditentukan itu baru dilakukan pemeriksaannya," imbuhnya.

Polisi sebelumnya menduga Ratna ingin kabur ke Chile. Ratna akan pergi ke negara tersebut dalam kapasitasnya sebagai pembicara.

"Statusnya kemarin panggil saksi. Tapi, karena dia mau melarikan diri, ya kita naikkan jadi tersangka," ujar Kasubdit Jatanras AKBP Jerry Siagian saat dimintai konfirmasi, Kamis (4/10).

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...