Headline

logo

Pertemuan 4 Mata Sandiaga dan Sultan Bahas Ekonomi sampai Bencana

Pertemuan 4 Mata Sandiaga dan Sultan Bahas Ekonomi sampai Bencana

DEMOKRASI - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno bertemu empat mata dengan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen. Pertemuan empat mata itu membahas banyak hal mulai dari soal perekonomian hingga mitigasi bencana.

"Saya baru saja diterima oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Pak Sultan menerima saya sebagai senior, sebagai mentor. Saya kebetulan dulu juga di organisasi yang sama HIPMI maupun di Kadin," kata Sandi usai pertemuan, Jumat (12/10/2018).

"Kami selalu berdiskusi mulai dari saya meniti karir di HIPMI, di Kadin. Sampai terakhir waktu maju di Wagub DKI juga sowan, mohon doa restu sama beliau. Sekarang ada tugas baru di pilpres 2019 ini beliau memberikan doa restu," lanjutnya.

Selain meminta restu Sultan HB X, kedatangan Sandi juga untuk bertukar pandangan dengan Gubernur DIY tersebut. Sandi mengaku banyak bertukar pandangan terutama mengenai masalah kebangsaan.

Sandiaga Uno saat menemui Sri Sultan HB X di Keraton Yogyakarta. Foto: Istimewa

"Seperti pandangan-pandangan beliau tentang bagaimana merajut tenun kebangsaan ini. Bagaimana cita-cita pendiri bangsa ini untuk memastikan bahwa Indonesia terus menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika," paparnya.

"Kita harus terus memastikan bahwa bangsa jangan terpecah belah. Demokrasi itu tidak boleh merusak sendi-sendi kearifan bangsa kita. Demokrasi itu hanya merupakan alat atau kendaraan untuk menuju kemakmuran bangsa," tuturnya.

Selanjutnya Sandi mengaku juga membahas masalah ekonomi. Menurutnya, dia bersama Sultan bersepakat bahwa masalah perekonomian yang sedang dihadapi masyarakat sekarang ini harus diselesaikan segera.

"Juga berkaitan dengan lapangan pekerjaan, bagaimana di dunia usaha tadi investasi bisa masuk dan membuka lapangan pekerjaan. Dan juga (supaya) harga-harga bahan pokok terjangkau," jabarnya.

Pertemuan empat mata Sandi-Sultan juga membahas mitiasi bencana. Sultan, kata Sandi, banyak bercerita berpengalaman masyarakat DIY dalam menghadapi bencana gempa 2006 dan meletusnya Gunung Merapi 2010.

"2006 beliau bercerita bagaimana penanganan bencana di sini yang menjadi model penanganan bencana gempa. 2010 penanganan bencana meletusnya Gunung Merapi di sini juga menjadi model bagaimana masyarakat ikut partisipatif," tutur Sandi.

Sandiaga juga mengaku mendapat sejumlah pesan dari Sultan yakni memintanya agar menjaga kontestasi pilpres 2019 damai.

"Pertama menjaga tentunya agar pilpres ini tetap damai, sejuk, dan rukun. Bagaimana pilpres ini tidak memecah belah, apalagi ini kan dua calon. Dua calon ini diawal-awal terlihat alhamdulillah cukup sejuk, bagaimana ini bisa dijaga," kata Sandi.

"Terus jangan sampai nanti di penghujung (pilpres), begitu eskalasi kegiatan sosialisasi dan kampanye di masyarakat ini benturannya semakin meruncing, kangan sampai terjadi seperti itu," lanjutnya.

Selanjutnya, Sultan juga berpesan agar mantan politikus Partai Gerindra tersebut bisa merajut tenun kebangsaan. Sebab, masyarakat Indonesia sejak dulu kala sudah beragam.

"Harapan beliau bagaimana merajut tenun kebangsaan kita, bagaimana juga kita menjaga persatuan dan kesatuan seluruh wilayah, berbangsa dan bernegara," paparnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...
loading...