logo

Politisi Demokrat sebut Pemilu lesu dan tak seru tanpa kampanye negatif

Politisi Demokrat sebut Pemilu lesu dan tak seru tanpa kampanye negatif

DEMOKRASI - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyampaikan kampanye negatif boleh dilakukan lantaran tidak melanggar aturan. Sebab, kampanye negatif tidak sama dengan hoaks atau kampanye hitam.

"Kampanye negatif tidak dilarang, sebuah kampanye yang memang dibolehkan oleh aturan. Kampanye negatif itu sifatnya mendegradasi atau mendowngrade pihak lawan, tapi ada bukti jadi memang bukan hoaks atau fitnah," ujar Ferdinand di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa(16/10).

Menurutnya, strategi menggunakan kampanye negatif justru membuat gelaran Pemilu semakin seru.

"Justru tidak seru kalau pemilu tidak ada kampanye negatif, coba kalau kampanyenya positif-positif saja semua bicara program. Pemilu kita ini akan lesu dan tak bersemangat," katanya.

Ferdinand menuturkan, Demokrat sebagai partai pengusung Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Parbowo Subianto dan Sandiaga Uno, memastikan akan melakukan kampanye negatif demi memenangkan Pilpres 2019.

"Kita tentu gunakan, pertama upgrade partai kita dan men-downgrade pihak lawan politik dengan isu-isu negatif yang terjadi. Kalau gunakan isu positi tidak mungkin, kan tujuannya kampanye negatif," tutupnya.

Dia menjelaskan alasannya. "Tidak mungkin Prabowo membandingkan kinerja Jokowi yang lebih baik dari pendahulunya. Pasti dibandingkan kerja Jokowi yang negatif terhadap pendahulunya," sambung dia.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...