logo

Prabowo: Ada yang Minta Saya Pidato Jangan Keras-keras

Prabowo: Ada yang Minta Saya Pidato Jangan Keras-keras

DEMOKRASI - Capres Prabowo Subianto mengaku mendapat tudingan negatif ketika dirinya memantapkan diri untuk maju di Pilpres 2019. Bahkan ada yang memintanya tidak terlalu lantang dalam berpidato.

"Saya ini dapat tudingan macam-macam, ada yang bilang saya haus kekuasaan. Ada yang bilang ini dan itu, ada yang sengaja datang ke saya memberi saran pak Prabowo kalau pidato jangan keras-keras, dan dia orang baik dia pendukung saya jadi saya bicara itu yang sejuk, pelan-pelan," ungkap menghadiri acara tasyakur Ponpes di Jalan Sukabumi - Cianjur KM 10 Sukalarang, Minggu (2/10/2018).

Kendati demikian, Capres nomor urut dua ini tidak mendengarkan saran tersebut. Ia tetap akan lantang dalam menyuarakan kondisi bangsa Indonesia saat ini.

"Tapi saya tidak bisa tinggal diam, ketika masih ada rakyat yang kelaparan sementara di Jakarta sana segelintir orang mencuri kekayaan kita, rakyat Indonesia dianggap bodoh semua. Orang-orang yang sudah mencuri uang rakyat dengan uang hasil curiannya itu mereka sudah menguasai televisi, mereka menguasai surat kabar dan mungkin pidato ini tidak keluar, enggak ada urusan saya, saya akan bicara apa adanya saja," ungkap dia.

Di acara tersebut Prabowo juga sempat menyinggung ekonomi RI yang menurutnya kian terpuruk. Menurutnya sistem ekonomi saat ini tidak sesuai dengan cita-cita bangsa.

"Elitnya ikut bertanggung jawab untuk menutup-nutupi dari rakyat, bahwa sistem ekonomi ini yang bertentangan dengan undang-undang dasar kita. Sistem ini membuat yang kaya hanya segelintir orang saja, membuat kekayaan kita diambil ke luar negeri kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia dan ini yang membuat elit tidak suka dengan saya," ujar Prabowo.

Di tempat itu Prabowo terlihat didampingi mantan Ketua Umum Dewan Da'wah Pusat, Ustaz Syuhada Bahri, Ketua DPP Gerindra Heri Gunawan, juru bicara FPI Munarman dan sejumlah tokoh lainnya.
(sya/mud)

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...