logo

Prabowo: Hotel-hotel yang Besar Itu Milik Orang Bali atau Bukan?

Prabowo: Hotel-hotel yang Besar Itu Milik Orang Bali atau Bukan?

DEMOKRASI - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri Deklarasi Emak-emak Binangkit relawan Prabowo-Sandi di Pendopo Inna Heritage Hotel Denpasar, Bali, Jumat (19/10/2018).

Saat berdialog dengan ratusan emak-emak pendukungnya, Prabowo memaparkan berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Menurut Prabowo, setelah 73 tahun Indonesia merdeka masih banyak rakyat yang hidup kelaparan serta sulit mendapatkan pekerjaan.

"Kita melihat sekarang adalah keadaan yang saya sebut keadaan paradoks, keadaan yang janggal setelah 73 tahun merdeka yang kaya semakin sedikit dan segelintir orang saja dan ini bukan saya karang, ini adalah data fakta yang diakui oleh bank dunia oleh lembaga lembaga internasional," ujar Prabowo seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (20/10/2018).

"Bahwa yang menikmati kekayaan di Indonesia adalah kurang dari 1 persen bangsa Indonesia dan yang 99 persen mengalami hidup pas-pasan bahkan bisa dikatakan sangat sulit," tuturnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, sebagian besar kekayaan bangsa Indonesia dibawa keluar negeri dan tidak dimiliki oleh sebagian besar rakyat Indonesia.

Ia pun menyinggung soal kepemilikan hotel-hotel besar yang ada di Bali.

"Kepada emak-emak, saya minta berjuang untuk penuh kesadaran dan keyakinan, bahwa kekayaan kita diambil dibawa ke luar negeri dan semua sendi ekonomi kita tidak tinggal di dalam negeri, sama seperti di Bali hotel-hotel yang besar apakah itu milik orang Bali atau bukan?" kata Prabowo.

Tak hanya kepemilikan hotel hotel mewah di bali, Prabowo juga menyoroti bahan baku makanan dan minuman yang ada di hotel-hotel di Bali.

Menurut dia, sebagian besar pasokan makanan dan minuman yang ada di Bali, terutama di hotel-hotel, merupakan produk impor.

"Tanya petani petani di Bali apakah orange juice yang ada di hotel-hotel adalah asli jeruk di Bali atau bukan? Semua juice yang kita minum ini buahnya impor atau asli pertanian bangsa Indonesia? Semua itu kebanyakan impor," ujar Prabowo.

"Jadi, akhirnya kita disuruh senang dan gembira dengan hal-hal yang rendah. Jadi kamu boleh bekerja tapi jadi tukang sapu atau pelayan di hotel, kamu boleh bekerja tapi upahmu sangat kecil," ucapnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...