logo

Prabowo Sebut Elite Indonesia Jago Bohong dan Curang

Prabowo Sebut Elite Indonesia Jago Bohong dan Curang

DEMOKRASI - Calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto menyebut elite politik di Indonesia kerap berbohong dan berbuat curang sambil menyinggung elite yang tinggal tak jauh dari kawasan Ciawi, Bogor, dan kerap mondar-mandir ke Jakarta.

"Karena elite kita ini punya keunggulan, selain keunggulan berbohong, dia juga ada keunggulan curang. Ada macam-macam caranya," kata Prabowo saat sambutan dalam acara Hari Santri Nasional dan Milad Front Santri Indonesia ke-1, di Masjid Amaliyah, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/10) malam.

"Karena ada elite enggak jauh dari sini, pulang ke rumah satu jam, satu setengah jam dari Jakarta itu, mengatakan bahwa negara kita bagus kok, baik," ucap dia, tanpa menyebut sosok elite yang ia maksud.

Prabowo pun mewanti-wanti tim suksesnya untuk mengawal penghitungan suara pada Pilpres 2019. Dia tak ingin hasil pemungutan suara dalam pesta demokrasi lima tahunan kali ini dicurangi.

Mantan Danjen Kopassus itu meminta tim suksesnya dan pendukung menjaga suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing. Prabowo mengajak pendukungnya melakukan perubahan besar mulai dari kotak suara.

"Kerja dari hari ini. Bersama-sama kita perbaikan kehidupan bangsa kita. Kita jamin bahwa kekayaan bangsa Indonesia akan kembali dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Presiden Jokowi meminta semua pihak untuk mengakhiri politik bohong. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Mantan jenderal bintang tiga itu mengatakan isi televisi juga menyampaikan klaim bahwa ekonomi bagus, rupiah yang menguat terhadap dolar AS, hingga harga-harga stabil.

"Rakyat bahagia kok, rakyat bahagia, harga-harga pangan, harga telor, harga ayam," ujarnya.

"Saudara-saudara, itu yang mereka [elite] pikirkan, mereka mau kita harus terima. Kita mau kritik sedikit enggak boleh," kata Prabowo mengingatkan para jamaah yang hadir.

Prabowo pun sedikit menceritakan kabar pelarangan para santri hadir dalam peringatan Hari Santri Nasional di Jawa Timur. Dia mengklaim mayoritas santri yang ingin ikut acara tersebut tidak boleh.

"Diganggu kiri, diganggu kanan, tapi alhamdulillah semua sabar, semua tenang, akhirnya acara kami bisa berjalan di Jawa Timur dengan baik," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga calon presiden nomor 01 menegaskan seluruh juru bicara serta influencer tim suksesnya tak akan berpolitik kebohongan selama masa kampanye.

"Intinya saya ingin memastikan jangan sampai juru bicara maupun influencer tim kami melakukan politik kebohongan. Saya sampaikan jangan. Saya ingin pastikan satu-satu," kata Jokowi, yang tinggal di Istana Kepresidenan Bogor itu.

Hal itu disampaikan usai pertemuan tertutup selama dua jam bersama seluruh juru bicara serta sejumlah influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...