logo

Rendra Mundur dari Ketua DPW NasDem, Ini Alasannya

Rendra Mundur dari Ketua DPW NasDem, Ini Alasannya

DEMOKRASI - Rendra Kresna mengaku cukup memiliki alasan untuk mundur sebagai Ketua DPW NasDem Jawa Timur. Persoalan hukum tengah dihadapi pasca penggeledahan KPK turut menjadi pertimbangan melepas jabatannya.

"Surat pengunduran diri, saya kirim tadi malam. Sekarang kan zaman IT kan? difoto dan dikirimkan kesana (DPP)," ujar Rendra kepada wartawan di Pendopo Pemkab Malang Jalan Agus Salim, Selasa (9/10/2018) pagi.

Rendra menegaskan, keputusan mundur dan melepas jabatannya sebagai Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur murni keputusan pribadinya. Semua karena persoalan hukum yang tengah dihadapi.

"Murni keputusan pribadi, tidak ada intervensi. Saya biar fokus untuk menjawab, ketika menghadiri pemanggilan. Kalau masih jabat Ketua DPW bagaimana?," beber Rendra.

Menurut dia, partai memang memiliki divisi advokasi. Namun, dirinya lebih memilih untuk mundur. Agar dia dan juga partai bisa fokus dalam menjalani persoalan yang tengah dihadapi.

"Saya biar fokus, partai biar konsentrasi pemenangan. Sekarang kan lagi gencar-gencarnya meraih simpati masyarakat. Saya sendiri berada dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, saya memilih mundur," paparnya.

Rendra turut mengakui jika dirinya telah berstatus tersangka. Hal ini diketahui saat KPK menggeledah ruang kerjanya, Senin (8/10) malam.

"Tersangka yang saya lihat dan baca hanya saya. Lainnya tidak ada untuk kasus DAK 2011. Saya dianggap menerima gratifikasi dari pemborong (kontraktor)," aku Rendra.

Sampai hari ini, Rendra mengatakan belum menerima surat pemanggilan penyidik. Namun, dirinya yakin suatu saat akan dipanggil dan siap memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan.

"Belum ada panggilan, tapi biasanya setelah penggeledahan akan ada pemanggilan. Dan saya siap hadir," tegasnya.
(fat/fat)

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...