logo

Rizal Ramli Mengaku Sedih Berperkara dengan 'Sahabat Lama'

Rizal Ramli Mengaku Sedih Berperkara dengan 'Sahabat Lama'

DEMOKRASI - Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Rabu (24/10).

Dia pun mengaku tidak ada maksud untuk mencemarkan nama atau lembaga seseorang atas ucapan yang berujung pada laporan polisi tersebut.

Rizal pun datang dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Otto Hasibuan. Bahkan Rizal menyebut bahwa hampir ribuan pengacara telah menjadi tim kuasa hukumnya untuk kasus tersebut.

"Kami hari ini memenuhi panggilan dari Polda dan saya ingin menegaskan kami tidak ada niat untuk merusak nama baik siapapun lembaga atau orang karena Rizal Ramli dari dulu selalu memperjuangkan kepentingan publik," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Dia juga mengaku sedih karena laporan itu dilakukan oleh sahabat lamanya, Surya Paloh. Padahal, Rizal mengaku hubungannya dengan Surya, yang merupakan pendiri Media Group, dekat.

"Kami agak sedih karena pelapor sahabat lama, bahkan waktu saya mantu [Surya] hadir beberapa kali," tutur dia. "kami agak sedih karena kawan lama itu seorang tokoh pers yang besar di Indonesia terutama di zaman Soeharto," imbuhnya.


"Saya kuatir kawan lama saya ini ada yang manas-manasin. Sebetulnya sebagai tokoh pers [Surya] harusnya menjunjung kebebasan berpikir perbedaan pendapat dan lain-lain," ucapnya kemudian.

Otto menambahkan bahwa dalam waktu empat jam sudah terkumpul 720 pengacara hingga akhirnya total 1.520 pengacara untuk mendampingi Rizal.

Menurut Otto ada bagian-bagian yang dihilangkan dalam wawancara Rizal hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Jadi ada bagian tertentu yang dihilangkan dan ada yang diketik secara berbeda sehingga kita tidak tahu sebenarnya yang dilaporkan ini adalah pembicaraan Rizal Ramli yang mana," tuturnya.

Sejumlah barang bukti pun turut dibawa dalam pemeriksaan kali ini.

"Semua bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut. Kita kan hanya preparing saja kan karena kita tidak tahu polisi mau nanyakan soal apa," ujarnya.


Rizal dilaporkan atas dugaan penghinaan, pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Laporan terhadap Rizal dilakukan oleh Herman Taslim dengan sejumlah saksi, yaitu Syahrul Y Limpo, Taufik Basari, dan Regginaldo Sultan. Adapun korban dalam laporan tersebut adalah Surya Paloh.

Sejumlah pernyataan yang dipersoalkan NasDem, yakni tuduhan Rizal terhadap Surya Paloh yang bermain dalam kegiatan impor, pernyataan soal Presiden Joko Widodo yang tidak berani menegur Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait impor karena takut dengan Surya Paloh.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...