logo

Saat Politikus PDIP dan PAN Saling Puji hingga Sindir Soal Parpol

Saat Politikus PDIP dan PAN Saling Puji hingga Sindir Soal Parpol

DEMOKRASI - Politikus PDIP Maruarar Sirait sepanggung dengan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Faldo Maldini. Keduanya sempat saling sindir soal partai politik (parpol).

Pertemuan keduanya terjadi di panggung acara Milenial Fest 2018. Awalnya, Faldo ditanya moderator acara tentang cara menahan godaan apabila terpilih sebagai anggota DPR. Faldo pun menceritakan pertemuannya dengan Ara--panggilan Maruarar--pada tahun 2012 ketika dirinya menjadi Ketua BEM UI di acara Taruna Merah Putih.

"Bang Ara ngelihat saya masih muda, bau kencur, pokoknya dikit-dikit teriak," kata Faldo di panggung acara yang digelar di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (28/10/2018).

Dia kemudian menceritakan perjalanannya hingga menjadi seorang politikus. Di sela-sela obrolannya itu Faldo melemparkan pujian pada Ara.

"Jadi memang apa yang saya jalani hari ini adalah sebuah proses, sebenarnya saya tidak menyangka, datangnya secepatnya ini karena dulu saya sempat berkuliah jadi demonstran, di BEM UI waktu itu. Memang di situ saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bagaimana caranya bertemu dengan kawan-kawan Bang Ara ini nggak mudah, nggak mudah banget. Yang kayak Bang Ara ini, satu dari sekian banyak orang," ucap Faldo.

Ara menyela Faldo. Menurut Ara, Faldo sudah lihai dan cocok sebagai seorang politikus.

"Sudah jago, sudah bisa ngolah, ngolah muji-muji, sudah bisa jadi politisi," ucap Ara yang disambut riuh tawa peserta.

Ara pun menyayangkan Faldo tak ikut bergabung di PDIP. Saat itulah, Ara menyinggung soal partai bagus dan kurang bagus.

"Sayang dia nggak ikut partai saya, padahal dia harusnya begini... Ada orang yang bagus, partainya biasa atau kurang bagus. Ada orang kayak saya, kurang bagus saya ini tapi partainya bagus gitu," ujar Ara.

Faldo tertawa mendengar pernyataan Ara tersebut. Dia lalu menjawab pernyataan itu bahwa semua partai sedang berproses menjadi lebih baik.

"Tapi ada juga orang yang percaya namanya proses. Hari ini bagus di masa depan belum tentu bagus. Hari ini belum bagus, di masa depan bagus," tuturnya.

Mendengar pernyataan Faldo, Ara kembali memberikan sindiran kepada politikus muda PAN itu.

"Asal proses berikutnya masih ada ya," ujar Ara.

Faldo menutup saling sindir itu dengan mengatakan apa yang dia jalani saat ini merupakan suatu proses. Dia juga akan tetap menghargai semua orang meski pun berbeda partai.

"Tapi ya sudahlah, ini sudah jalannya. Saya respect sama Bang Ara, saya respect sama siapa pun yang partainya beda saat ini. Yang penting adalah ini perjuangan yang nggak mudah," ujarnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...