logo

Satelit Tunjukkan Foto Perbedaan Wilayah Palu sebelum dan setelah Terjadi Bencana Gempa Tsunami

Satelit Tunjukkan Foto Perbedaan Wilayah Palu sebelum dan setelah Terjadi Bencana Gempa Tsunami

DEMOKRASI - Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah menjadi sorotan dunia, termasuk perusahaan satelit asal Amerika Serikat, DigitalGlobe.

Dilansir TribunWow.com dari laman resmi Twitter @DigitalGlobe,perusahaan tersebut merilis gambar foto penampakan wilayah Palu sebelum dan setelah terjadi gempa bumi dan tsunami secara detail pada Senin (1/10/2018).

Dalam gambar yang diunggah DigitalGlobe tersebut menunjukkan perbedaan kondisi di daerah Jembatan Teluk Palu.

Sebelum terjadi gempa, Jembatan Teluk Palu tampak berdiri kokoh.

Namun setelah gempa terjadi, jembatan tersebut tampak rusak.

Lumpur juga tampak menimbun daerah tersebut.

Dalam keterangan unggahannya, DigitalGlobe mengatakan bahwa foto sebelum gempa diambil pada tanggal 17 Agustus.

Sedangkan foto sesudah gempa diambil pada Senin (1/10/2018).

Selain foto tersebut, DigitalGlobe juga menunjukkan perbedaan kondisi di sekitar bandara Mutiara SIS Al-Jufrie sebelum dan sesudah terjadi gempa.



Sama seperti unggahan sebelumnya, foto sebelum gempa diambil pada Jumat (17/8/2018) lalu dan sesudah gempa diambil pada Senin (1/10/2018).

Dalam foto tersebut terlihat jelas perbedaan wilayah Palu sebelum dan setelah terjadi gempa.

Sebelum terjadi gempa, Kota Palu terlihat tertata rapi disertai dengan rimbunan tumbuhan hijau.

Setelah gempa terjadi, daratan tampak rata dengan tanah.



Dikutip dari Space.com, Kamis (4/10/2018), foto satelit tersebut diambil melalui program berlisensi Creative Commons, yang berarti dapat langsung diintegrasikan dengan tim bantuan.

DigitalGlobe akan merilis data secara terbuka terkait gempa di Palu untuk mendukung respon bencana.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang daerah Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) lalu.

Gempa besar tersebut memicu tsunami setinggi 10 kaki dan menyapu daerah Donggala.

Hingga kini lebih dari 1300 orang meninggal.

Saat ini, bantuan dari berbagai pihak terus disalurkan untuk para korban bencana Palu-Donggala.

Pemerintah juga masih berupaya untuk memulihkan daerah Palu-Donggala dari bencana.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...