Headline

logo

Setelah Jenderal Kardus, Ini Kritik Andi Arief kepada Prabowo Subianto

Setelah Jenderal Kardus, Ini Kritik Andi Arief kepada Prabowo Subianto

DEMOKRASI  - Setelah melontarkan kritik keras kepada Prabowo Subianto sebagai jenderal kardus pada Agustus lalu, hari ini Jumat (12/10/2018) Wasekjen Partai Demokrat kembali mengkritik Prabowo Subianto.

Berikut kritik Andi Arief kepada Prabowo Subianto yang dirangkum Pojoksatu.id:

1. Menyebut Prabowo Subianto agak kurang serius mau jadi presiden.


2. Dilihat dari cara kampanyenya, Andi Arief mempertanyakan yang mau jadi presiden Prabowo atau Sandiaga.

3. Kalau Prabowo tidak mau keliling Indonesia secara aktif, tidak mungkin ada rumus untuk menang.

4. Andi Arief menyebut Prabowo males-malesan keliling aktif ke Indonesia.

5. Prabowo diminta keluar dari sarangnya di Kertanegara.

Berikut tweet Andi Arief dalam akun Twitter-nya @AndiArief, Jumat (12/10).

“ini otokritik: Kalau dilihat cara berkampanye sebetulnya yang mau jadi presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi presiden,”

“Pilpres itu memilih Presiden, jadi kalau Pak Prabowo tidak mau keliling Indonesia aktif, enggak ada rumus ajaib untuk menang. Kalau Pak Prabowo agak males-malesan, kan enggak mungkin partai pendukungnya super aktif,” kata Andi Arief dalam akun twitternya @AndiArief, Jum’at (12/10).

“Pasti banyak yang enggak suka soal kritik saya atas males-malesan Pak Prabowo keliling aktif ke Indonesia ini. Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?”

“Enam bulan adalah waktu yang terlalu pendek dalan politik. Pak Prabowo harus keluar dari sarang Kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yag sulit ini,” demikian Andi Arief.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...
loading...