logo

Anggota Komisi V: Jangan Salahkan Karyawan Lion Air, tapi Manajemen

Anggota Komisi V: Jangan Salahkan Karyawan Lion Air, tapi Manajemen

DEMOKRASI - Flight data recorder (FDR), yang merupakan bagian dari black box Lion Air PK-LQP, telah ditemukan. Jika nantinya ditemukan bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian manusia (human errors), manajemen perusahaanlah yang dinilai paling bertanggung jawab.

"Karyawan tidak lagi menjadi pihak yang selalu dipersalahkan jika suatu kecelakaan terjadi. Melalui Swiss Cheese Model, manajemenlah yang justru dituntut melakukan segala upaya yang diperlukan guna melindungi karyawannya," kata anggota Komisi V DPR RI Nurhayati, Kamis (1/11/2018).

Politikus PPP ini menjelaskan, berdasarkan model penyebab kecelakaan (Swiss Cheese Model) yang dikembangkan oleh James T Reason, ada empat faktor yang bisa menyebabkan kecelakaan.

Empat faktor itu adalah tindakan tidak aman (unsafe acts), pra-kondisi yang dapat menyebabkan tindakan tidak aman (preconditions for unsafe acts), pengawasan yang tidak aman (unsafe supervision), dan pengaruh organisasi (organizational influences).

Nurhayati menilai umumnya kelemahan dalam sistem dimulai pada taraf organisasi yang lebih tinggi, yaitu manajemen tingkat atas. Kelemahan manajemen tingkat atas ini memungkinkan munculnya lubang-lubang kelemahan pada level organisasi yang lebih rendah.

"Contohnya, bila manajemen tingkat atas membuat kebijakan pemotongan dana peningkatan kualitas SDM, maka pengawasan maupun pelatihan SDM yang dilakukan ada kemungkinan kurang memenuhi syarat," jelas Nurhayati.

Kualitas SDM yang kurang baik ini bisa menyebabkan terjadinya banyak kesalahan yang terjadi di lapangan. Maka ia meminta regulator memperbaiki pengawasan terhadap manajemen airlines maskapai.

"Jika perlu, harus dilakukan manajemen secara berkala terhadap semua perusahaan penerbangan," pungkasnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...